Polres Kapuas Hulu Ungkap Tiga Kasus Curanmor

Polres Kapuas Hulu Ungkap Tiga Kasus Curanmor

BERBAGI
Foto: Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi SIK MH saat merilis pengungkapan tiga kasus Curanmor/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Dalam sepekan terakhir sudah terjadi dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kecamatan Putussibau Utara. Tanpa butuh waktu lama dua kasus tersebut berhasil diungkap Satuan Reskrim Polres Kapuas Hulu. Salah satu tersangka pelaku curanmor ini adalah anak dibawah umur, sementara pelaku lainnya terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan saat ditangkap petugas.

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi mengatakan, curanmor yang terungkap oleh pihaknya ada tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP). TKP pertama di kecamatan Boyan Tanjung, dan barang buktinya Yamaha R-15 di temukan di Balai Bekuak kabupaten Ketapang.

“Tersangkanya Bambang Hermanto (45), sekarang sedang menjalani proses hukum di Singkawang. Selesai dari sana yang bersangkutan akan langsung dilakukan penyidikan untuk kasus curanmor ini dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Kapolres, saat press rilis di Mapolres Kapuas Hulu, Senin (12/2).

TKP kedua, katanya di daerah Pantai Sibau kemudian TKP ketiga dusun Tanjung Lasa, kecamatan Putussibau Utara.

“Jadi seminggu kemarin ada dua kejadian, di Pantai Sibau dan Tanjung Lasa. Alhamdulilah malamnya kejadian, siangnya bisa diungkap,” ujarnya.

Untuk pelaku di Pantai Sibau, kata Kapolres, adalah Iwan (23) memang sudah berkali-kali melakukan kejahatan. Saat penangkapan pun melakukan perlawanan dan terpaksa dilumpuhkan.

“Sedangkan pelaku di Tanjung Lasa, YE (13), adalah anak dibawah umur, sudah dikembalikan ke orang tuanya namun proses hukum tetap berjalan,” tuturnya.

Dari tiga kasus curanmor tersebut ada tiga barang bukti kendaraan. Barang bukti ini akan dipinjam pakaikan kepada yang memiliki namun proses hukumnya tetap dijalankan.

“Sedangkan untuk para pelaku dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan dengan ancaman lima tahun penjara,” ujarnya.

Kapolres juga mengatakan, meningkatnya kasus kriminal adalah rambu-rambu bagi masyarakat, sebab itu semuanya harus waspada. Terlebih akan ada momen Pilkada, ini dapat memicu kriminalitas.

Korban Curanmor di dusun Tanjung Lasa, Magdalena Kanyawan menuturkan apresiasinya kepada Kapolres Kapuas Hulu dan jajarannya yang sudah mengungkap kasus kriminal yang menimpa dirinya. Ia pun berpesan kepada masyarakat agar tidak lalai dalam menyimpan kendaraan.

“Saya kemaren lalai menyimpan kendaraan, maka kepada masyarakat jangan sampai demikian karena bisa saja jadi korban pencurian seperti saya,” ungkap Magdalena.

Hal senada disampaikan Rusli,korban curanmor TKP Boyan Tanjung dan Desi Meliana Natalia, korban curanmor TKP Pantai Sibau.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY