Tiga Pasang Cagub Kalbar Deklarasi Lawan Politik Uang, dan Politisi SARA

Tiga Pasang Cagub Kalbar Deklarasi Lawan Politik Uang, dan Politisi SARA

BERBAGI
Foto: Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar saat menghadiri deklarasi/Bangun

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Seluruh calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan bersaing di Pilgub 2018 telah menandatangani, dan membacakan deklarasi anti politik uang dan politisasi suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) dalam acara Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA Pilkada Kalbar 2018 Berintegritas yang diadakan di salah satu hotel di Jalan Gajah Mada, Rabu (14/2).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat dengan tujuan meminta komitmen para calon gubernur dan wakil gubernur untuk menciptakan Pilgub yang damai, dan menolak politik uang serta SARA.

Plt Gubernur Kalbar, yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat, Hatta menyatakan bahwa Kalbar menduduki urutan ke tiga dalam indikasi terjadinya kecurangan serta kerusuhan dalam momen Pilkada.

“Karena itu diharapkan agar Pilgub tahun ini bisa berjalan damai,” ucapnya.

Diawal acara, hanya terlihat pasangan nomor urut 1 yaitu Milton Crosby – Boyman Harun serta pasangan nomor urut 2 yaitu Karolin Margret Natasa – Suryadman Gidot. Sementara calon gubernur (Cagub) nomor urut 3 yaitu Sutarmidji, terlambat datang karena menghadiri acara pengukuhan Penjabat Sementara Wali Kota Pontianak yang diadakan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Midji hadir, tanpa didampingi Cawagub Ria Norsan, setelah dua Cagub dan Cawagub lainnya menandatangani naskah deklarasi.

Selain penandatanganan naskah, para Cagub dan Cawagub diminta untuk membacakan naskah deklarasi, yang intinya adalah penegasan komitmen ntuk tidak melakukan politik uang dan politisasi SARA, serta mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran Pilkada.

Kemudian seluruh pasangan Cagub dan Cawagub, perwakilan partai-partai politik pendukung, serta perwakilan masyarakat, membubuhkan cap tangan di spanduk yang bertuliskan “Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA Pilkada Kalbar 2018 Berintegritas” dengan menggunakan cat yang sudah disediakan panitia.

(Bangun/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY