Warga Sintang yang Edarkan Sabu di Kapuas Hulu Tertangkap

Warga Sintang yang Edarkan Sabu di Kapuas Hulu Tertangkap

BERBAGI
Foto: Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi SIK saat merilis pengungkapan narkoba di Mapolres Kapuas Hulu, Rabu (21/2)/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Polres Kapuas Hulu kembali mengungkap kasus Narkoba, kali ini yang tertangkap adalah M Indra Supriyadi, warga Sintang yang diduga sebagai pengedar sabu. Indra ditangkap di desa Sejiram, kecamatan Seberuang.

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi mengatakan, Indra berhasil ditangkap saat hendak transaksi. Dari hasil penangkapan didapati barang bukti satu paket sabu, hp, tas dan satu rokok.

“Indra ini orang luar Kapuas Hulu yang mau transaksi di Sejiram, jadi yang bersangkutan dikategorikan pengedar,” ungkap Kapolres, saat pers release di Mapolres Kapuas Hulu, Rabu (21/2).

Awalnya petugas Polres Kapuas Hulu mendapat informasi adanya transaksi narkoba dari masyarakat, informasi tersebut langsung ditelusuri dan akhirnya pelaku bisa diamankan.

“Barang bukti paket diduga sabu yang didapat dari tersangka sudah diuji lab oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan, dan hasilnya memang benar Narkoba jenis sabu. Itu positif barang itu mengandung menafitamin atau sabu. Berat paket tersebut 0,4 gram,” ucap Kapolres.

Tersangka Indra mengaku sudah sering melakukan transaksi di Kapuas Hulu. Sebab itu, Polres Kapuas Hulu terus melakukan pendalam terkait penerima paket barang haram tersebut.

“Siapa penerimanya akan didalami,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat Kapuas Hulu waspada degan lingkungan sekitar, sebab narkoba tidak memandang siapa sasarannya. Tahun 2018 ini saja ada 5 kasus terungkap dengan barang bukti terberat 1,5 gram.

“Dari kami juga terus berupaya menanggulangi dan mencegahnya, ada giat patroli dan kordinasi lintas instansi yang dilakukan, termasuk juga memperketat pintu masuk dari kabupaten lain, dan juga dari Malaysia lewat jalur tikus di Badau serta Puring Kencana,” tegas Kapolres.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR