Komnas HAM : Media Sosial Pembawa Kampanye Negatif di Pilkada 2018

Komnas HAM : Media Sosial Pembawa Kampanye Negatif di Pilkada 2018

BERBAGI
Foto : Ilustrasi media sosial/Shutterstock

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai media sosial akan menjadi pembawa kampanye-kampanye publik yang membawa dampak negatif di Pilkada 2018. Ini menjadi catatan Tim Pemantau Pilkada 2018 Komnas HAM.

KPU dan Bawaslu perlu mewaspadai hal tersebut agar tidak memancing konflik horizontal.

“Kalau soal temuan sudah mendapatkan fenomena ini dari berbagai pemberitaan rekan wartawan dan juga di media. Memang informasinya tentu di masing-masing daerah itu berbeda-beda kondisinya,” ujar Ketua Tim dan Wakil Ketua Komnas HAM Bidang Internal, Hairansyah, Kamis (22/2/2018).

Hairansyah mengatakan biasanya medsos menyebarkan ujaran kebencian, diskriminasi atas nama agama sampai golongan.

“Kalau soal motif tentu kan didalami lebih lanjut dan kita tidak mungkin berspekulasi. Yang automatically mengaitkan dengan proses Pilkada itu sendiri. Walaupun terjadi menjelang atau di dalam tahapan pilkada yg sedang berjalan,” ujarnya.

(suara.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR