Tarian Adat Dayak Sambut Sutarmidji di Mayasofa, Singkawang

Tarian Adat Dayak Sambut Sutarmidji di Mayasofa, Singkawang

BERBAGI
Foto: Foto: Sutarmidji, Calon Gubernur Kalbar bersama masyarakat Dayak di Mayasofa Singkawang Timur/Istimewa

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – Safari kampanye Calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji melakukan safari kampanye dalam rangka sosialisasi dan edukasi pilkada 2018 ke Kelurahan Mayasofa, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Sabtu, (24/02).

Kedatangan Sutarmidji ke lokasi acara disambut dengan tarian adat Dayak yang melambangkan kebersamaan. Sutarmidji pun mengikuti gerakan tari dengan menari bersama para penari yang membuat suasana pda saat itu semakin meriah.

Tuan rumah Eka Chandra mengungkapkan ucapan terimakasih atas kedatangan Sutarmidji ke daerahnya.

“Sutarmidji merupakan abang saya yang di Kota, Alhamdulillah bisa hadir di Mayasofa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eka berharap jika Bang Midji terpilih bisa memprioritaskan perbaikan jalan, dan listrik yang belum masuk di daerahnya yakni Gambir dan Mantoman. Bahkan diakuinya, jalan tersebut tidak bisa dilalui jika musim hujan, sehingga motor harus diangkat karena jalan susah dilalui.

Dalam pemaparannya, Sutarmidji menegaskan program yang akan dijalankanya adalah Infrastruktur, pendidikan dan kesehatan terutama untuk daerah pelosok.

“Jalan harus dibagusin, percuma kan bapak ibu punya motor tapi harus dipikul,” katanya.

Akses jalan yang bagus juga menurut Bang Midji dapat memperlancar ekonomi suatu daerah.

“Saya genahkan jalannya, itu prioritas saya,” tegasnya.

Sutarmidji menegaskan pendidikan juga harus diutamakan, karenanya gedung sekolah pun harus dibangun dengan bagus agar guru dan siswa nyaman.

“Jangan sampai ada yang putus sekolah,” ujarnya.

Tidak hanya pendidikan gratis yang akan diupayakanya, Bang Midji juga akan memberikan fasilitas untuk siswa seperti buku, seragam termasuk sepatu.

“Jangan sampai ada yang masih pakai sepatu cap mulut buaya,” katanya disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Pada program kesehatan, Wali Kota Pontianak dua priode ini menegaskan kembali akan membangun rumah sakit yang layak untuk masyarakat, yakni rumah sakit tanpa kelas seperti yang telah dilakukannya di Kota Pontianak, RSUD Kota, Sultan Syarief Abdurahman Alkadrie.

“Jika saya terpilih jadi Gubernur Insya Allah saya akan wujudkan itu semua,” jelasnya.

Salah satu warga Kecamatan Mayasofa yang berprofesi petani karet, Arman Kurniato mengatakan dirinya berharap perekonomian petani karet di daerahnya dapat sejahtera.

“Harga karet dari petani dihargai murah, semoga Bang Midji bisa menaikkan harga karet sehingga petani bisa makmur,” harapnya.

Paulus, masyarakat Bengkayang yang kebetulan hadir pada acara tersebut juga berharap Sutarmidji dapat memperbaiki pelayanan kesehatan yang selama ini masih berbayar dan juga pendidikan gratis.

“Saya dukung Midji-Norsan jika bisa memenuhi harapan kami itu semua,” katanya.

Ratusan warga yang hadir pun sama berharap agar daerahnya bisa maju dengan perbaikan infrastruktur dan pendidikan.

Acara yang penuh keakraban ini ditutup dengan bernyanyi dan menari bersama. Pemangku adat dayak yang juga hadir nampak akrab dengan Bang Midji mereka menari bersama.

Sosok Bang Midji memang sudah dinantikan masyarakat Kalbar yang multi etnis. Kehadirannya dipercaya dan diyakini dapat menyatukan semua golongan.

(R/Sukardi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR