Ribuan Batang Kayu Ilegal Diamankan dari Sawmil Milik Akong di Melawi

Ribuan Batang Kayu Ilegal Diamankan dari Sawmil Milik Akong di Melawi

BERBAGI
Foto: Pemilik sawmil, Bong Jie Khong alias Akong/Istimewa

Melawi, thetanjungpuratimes.com – Tim Subdit 4 Ditrekrimsus Polda Kalbar berhasil mengamankan ribuan batang kayu ilegal dengan jenis meranti dan belian dari sawmil milik Bong Jie Khong alias Akong yang beralamat di jalan Provinsi Pinoh, Nanga Ela, desa Lengkong, dusun Semadin Lengkong, kabupaten Melawi, pada Senin (26/2) sekira pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya, di sawmil tersebut ditemukan tumpukan kayu belian dan meranti berbagai ukuran dengan jumlah sekitar 500 batang, selanjutnya hasil interogasi dari para pekerja yang dilakukan di lokasi sawmil itu, menyebutkan jika Akong juga menyimpan kayu ditempat yang lain.

Foto: Tim Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalbar saat mengamankan kayu ilegal dari satu dari tiga tempat milik Bong Jie Khong di Melawi/Istimewa

Selanjutnya, tim melakukan pengembangan ke lokasi penyimpanan kayu milik Akong yaitu di gudang bekas penyimpanan aspal yang ada di jalan Koridor PT Erna Dwijulianti Km. 8, Desa Semadin Lengkong, kecamatan Nanga Pinoh, kabupaten Melawi, tim mendapati tumpukan kayu berbagai macam ukuran dengan jenis kayu kelompok meranti dan belian dengan jumlah kurang lebih 1000 batang.

Hasil interogasi terhadap pekerja sawmill, ternyata Akong juga ada menyimpan sejumlah kayu di lokasi lain, selanjutnya tim bergerak ke TKP III lokasi penyimpanan kayu milik Bong Jie Khong alias Akong yang berlokasi di jalan Nanga Pinoh – Nanga Ella Dusun Lengkong, Desa Semadin Lengkong, kecamatan Nanga Pinoh, kabupaten Melawi, tim menemukan tumpukan kayu berbagai macam ukuran dengan jenis kayu kelompok meranti sebanyak 200 batang.

Foto: Tim Subdit 4 Ditreskrimsus saat menemukan kayu ilegal yang diduga milik Bong Jie Khong/Istimewa

Hasil dari hasil interogasi yang didapat dari para pekerja sawmil menjelaskan jika semua kayu yang disimpan di tiga lokasi berbeda itu adalah milik Bong Jie Khong alias Akong, dan ribuan batang kayu itu tanpa dilengkapi dengan Surat Keterangan Syahnya Hasil Hutan Kayu (SKSHHK).

Sedangkan sawmil milik Bong Jie Khong hanya dilengkapi dengan surat ijin SIUP, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan izin gangguan yang dikeluarkan oleh Bupati Melawi.

Foto: Tim Subdit 4 Ditreskrimsus saat menemukan kau ilegal yang diduga milik Bong Jie Khong/Istimewa

Selain mengamankan ribuan batang kayu illegal jenis meranti dan belian ke Polres Melawi, polisi juga memeriksa para pekerja sawmil, serta istri pemilik sawmil, sedangkan pemilik sawmil yakni Bong Jie Kong yang diduga melanggar pasal 83 ayat 1 huruf b UU Nomor 18 Tahun 2014 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan masih dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian.

(Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR