Direktur BPJS Kesehatan Ajak Anggota Korpri Download KIS Digital

Direktur BPJS Kesehatan Ajak Anggota Korpri Download KIS Digital

BERBAGI
Foto: Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta Andayani Budi Lestari (tengah), Sekda kabupaten Kayong Utara, Hilaria Yusnani (kanan), Sekretaris DP Korpri Kalbar Syarif Yusniarsyah (kiri)/Istimewa

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Perkembangan teknologi saat ini makin pesat ke arah serba digital, era digital telah membuat manusia memasuki gaya hidup yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik, diantaranya penggunaan perangkat telepon pintar, dengan teknologi apapun bisa dilakukan dengan mudah dan praktis.

Untuk mendukung kebutuhan era digital tersebut BPJS Kesehatan telah meluncurkan sebuah Aplikasi bernama Mobile JKN, aplikasi yang dapat diunduh melalui Google Play Store, dan Apple Store ini memudahkan peserta JKN-KIS dalam mendapatkan berbagai macam layanan administratif, melalui aplikasi ini peserta dapat mengakses informasi kepesertaan, informasi tagihan iuran, informasi pembayaran Iuran, informasi riwayat pelayanan, informasi terkait Info JKN, informasi alamat faskes.

Yang tak kalah penting peserta juga dapat melakukan perubahan data peserta/faskes, skrining kesehatan sampai pengaduan keluhan dapat disampaikan melalui aplikasi ini. Melalui menu pada Mobile JKN peserta juga bisa memperoleh KIS Digital yang saat ini juga dapat digunakan sebagai Identitas Peserta.

Hampir seluruh lapisan masyarakat memiliki ponsel pintar untuk mengakses berbagai kebutuhan informasi dan pelayanan, begitu pula dengan anggota Korpri Kalimantan Barat yang hadir pada kegiatan Sarasehan Korpri yang diselenggarakan BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Dewan Pengurus Korpri Nasional dan Provinsi, Kamis (1/3/2018) di Pontianak.

Pada kegiatan ini seluruh anggota Korpri yang terdiri dari PNS dilingkungan Provinsi dan Kab/Kota di Kalimantan Barat mengunduh aplikasi mobile JKN serta secara serentak memperlihatkan KIS-Digital.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Banten, Kalimantan Barat dan Lampung, Benjamin Saut mengatakan, peserta JKN-KIS dapat memperlihatkan KIS Digital sudah dapat melakukan pelayanan kesehatan, selama peserta berstatus aktif pada masterfile BPJS Kesehatan, KIS Digital memuat identitas peserta dan memiliki fungsi sama dengan KIS.

“Saya berpesan agar peserta sarasehan dapat menginformasikan KIS Digital kepada rekan-rekan PNS lainnnya.

(R/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR