111 Miliar Dana Pengamanan Pilkada Kalbar 2018

111 Miliar Dana Pengamanan Pilkada Kalbar 2018

BERBAGI
Foto: Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono Saat Memberikan Materi pada Diskusi Publik Himapol Untan/ Sukardi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kapolda Kalbar menghadiri Dialog Publik Pilkada Damai  yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Tanjungpura (Untan), bertemakan Peran Mahasiswa Membangun Pemilih Cerdas untuk Mewujudkan Pilkada yang Berkualitas dan Berintegrasi di Kalimantan Barat, yang berlangsung di Gedung Rektorat Untan, lantai tiga, pada Rabu pagi (28/3/2018).

Kapolda Kalbar menyatakan sudah menyiapkan dana  111 miliar rupiah untuk pengamanan Pilkada  serentak 2018 di Kalbar, dana tersebut akan digunakan untuk pengamanan Pilkada di Kalbar yang diprediksi urutan pertama berpotensi rawan konflik.

“Setiap perkumpulan selalu berpotensi memiliki ketidaksamaan pendapat.  Kami dari pihak kepolisian selalu memetakan potensi terjadinya konflik,” ungkap Irjen Pol Didi Haryono.

Kapolda Kalbar menjelaskan, potensi konflik tersebut dipicu ketidaknetralan dan tidak profesional penyelenggara pengawas dan aparat keamanan, konflik birokrasi dalam pilkada, para kandidat lebih andalkan egoisme, mobilisasi politik, praktek premanisme politik dan pemaksaan kehendak, manipulasi dan kecurangan hitung suara hasil Pilkada, dualisme pengurusan parpol, permasalahan politik uang, intoleransi menjadi isu kampanye, belum dapat menerima hasil Pilkada, dan sengketa Pilkada.

“Kami sudah siapkan antisipasi untuk menghadapi potensi konflik, yang kami sebut “Asta Siap”yaitu, Siap Pilun, Siap posko, siap latpraops, siap kondisi, Siap kamtibmas, siap masyarakat, kuat personil, siap sarpras, dan siap anggaran,” ujarnya.

Irjen Pol Didi Haryono juga mengimbau mahasiswa untuk ikut aktif mengawasi Pilkada dan menjadi tempat bertanya bagi keluarga dan lingkungan terkait Pilkada serentak 2018.

(Adi/Sukardi)

TIDAK ADA KOMENTAR