Insiden Crash Valentino Rossi di MotoGP Argentina 2018, Ini Komentar Penggemar dari...

Insiden Crash Valentino Rossi di MotoGP Argentina 2018, Ini Komentar Penggemar dari Pontianak

BERBAGI
Foto: Valentino Rossi tergelincir di rumput yang basah, setelah posisinya disalip Marc Marquez/ Twitter-@SkySportMotoGP

Pontianak, thetanjungpuratimes.com– Reza, seorang pemuda penggemar MotoGP asal Pontianak, Kalimantan Barat, memberikan komentarnya terhadap insiden crash yang terjadi pada Valentino Rossi di MotoGP Argentina 2018.

“Menurut saya apa yang terjadi dengan Valentino Rossi itu pastinya wajar, namanya juga balapan, jatuh itu wajar. Tapi caranya itu saya tidak suka,  Karena Marquez yang tidak sabar dalam menyalip lawannya sehingga terjadilah crashnya Valentino Rossi. Sebenarnya jika dilihat dari catatan waktu, Marc Marquez adalah Rider tercepat setelah dikenai pinalti melewati Fit Line. Bisa saja Marquez menyalip Rossi, tapi sayangnya waktunya tidak tepat,” ujar Reza, di sela-sela waktu istirahat perkuliahannya, Rabu (11/4/2018).

Menurut pengamatannya, sebelum terjadi insiden ini, Marc Marquez juga melakukan hal yang sama dengan Rider Aprilia, Alex Espargaro diturn 13, untungnya pada saat kejadian itu Alex mengalah demi menghindahi terjadinya kecelakaan. Selain itu, banyak pembalap lain yang menjadi korban akan ulah yang dilakukan Marquez seperti halnya Thomas Lutfi, Franko Morbideli dan Nakagami.

“Beda dengan insiden Valentino Rossi, saya rasa apa yang dilakukan Marc Marquez cukup berbahaya, karena langkah yang dilakukan Marquez untuk menyusul Rossi itu salah. Turn 13 yang notabandnya di situ masih ada sedikit air yang bisa membahayakan mereka berdua, karena ban yang dipakai adalah ban yang khusus untuk lintasan kering, tapi Marquez tetaplah Marquez dia memaksa dan terjadilah benturan antara Valentino dan Marc,”tuturnya.

“Di saat berbenturan, Marc pun kesulitan mengendalikan motornya, karena penuturannya disaat itu dia mengambil jalan aspal yang masih tergenang oleh air. Sehingga membuat dirinya dan Valentino harus melebar dan yang sangat disayangkan adalah Marc terlalu menepi, sehingga tidak ada ruang lagi bagi Valentino dan alhasil ban depan Valentino menyentuh rumput tanah yang basah yang di mana posisi motor Valentino dalam keadaan miring dan terjadilah insiden tersebut,” lanjutnya.

Dirinya menambahkan, meskipun Marc dikenai sanksi hukuman pinalti 30 detik, banyak dari beberapa pihak Yamaha tidak menyetujui itu, karena itu terlalu ringan, walaupun nyatanya Marc yang awalnya finis di posisi 5 dan akhirnya harus puas di finis posisi 18, karena potongan waktu 30 detik tersebut. Karena apa yang dilakukan Marc tidak akan mengembalikan Poin Valentino.

“Harapan kedepannya semoga Marc Marquez bisa mengintropeksi diri, karena gaya balapnya akan sangat berbahaya bagi pembalap yang lain jika dia tidak mengubahnya dan yang terakhir dia harus sabar disaat balapan, karena balapan ini banyak Rider, dan ini juga berlaku untuk para Rider Motogp yang lain,” harap Reza, pria yang aktif sebagai admin Rossifumi Pontianak.

(Sukardi)

TIDAK ADA KOMENTAR