GMNI Pontianak Teken Petisi “Kalbar Anti Hoaks”

GMNI Pontianak Teken Petisi “Kalbar Anti Hoaks”

BERBAGI

Pontianak, thetanjungpuratimes.com– Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kota Pontianak menandatangani  sebuah petisi yang berisikan deklarasi damai Kalimantan Barat anti hoaks dan santun bermartabat, berlangsung di Taman Digulist, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak, Minggu (22/4/2018).

Koordinator Lapangan, M. Ulil Azmi, mengatakan tujuan petisi tersebut adalah untuk menetralisir dan mengantisipasi kejahatan yang dapat merusak dan membahayakan demokrasi khususnya kedaulatan rakyat secara sistemik, serta untuk meningkatkan kualitas demokrasi yang langsung, umum, bersih serta jujur dan adil.

“Tujuan petisi ini adalah untuk memberikan edukasi politik yang akan melahirkan kedewasaan berpolitik bagi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya secara utuh dan tanpa intimidasi maupun provokasi guna mewujudkan serta melahirkan Kalbar sejahtera, cerdas dan bermartabat di dalam bahtera dan nuansa demokrasi yang konstitusional,” ujarnya.

Ketua Umum GMNI Pontianak, Rival Aqma Rianda, mengatakan petisi deklarasi ini adalah lahirnya sebuah Dialog Kebangsaan yang melibatnya Komisioner KPU Kalbar, Pegiat Demokrasi Kalbar, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar, Persatuan Orang Melayu (POM) Kalbar, dan Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar, yang telah sepakat dan komitmen bersama untuk menjaga dan merawat keberagaman serta menyambut Pesta Demokrasi Kalimantan Barat yang damai dan harmoni.

“Mahasiswa juga merangkul dan terjun langsung ke akar rumput masyarakat guna memainkan perannya sebagai Agent of social control yang memang telah melekat sedari dulu pada jiwa dan raga serta sanubari mereka yang bertanggung jawab atas kepemudaannya dan terkhusus kemahasiswaannya yang memang sudah kental dengan pemikiran yang logis-intelektual,” tuturnya.

(Sukardi)

TIDAK ADA KOMENTAR