Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang PBM RI-Malaysia Gelar Diskusi di Untan

Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang PBM RI-Malaysia Gelar Diskusi di Untan

BERBAGI
Foto : peserta FGD " perkembangan dan tantangan perundingan penetapan batas maritim Indonesia" beroto bersama / Agus

Pontianak, thetanjungpuratimes.com- Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Penetapan Batas Maritim (PBM) antara Republik Indonesia Dan Malaysia bekerja sama Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar Fokus Group Discussion (FGD) degan tema ” perkembangan dan tantangan perundingan penetapan batas maritim Indonesia” di Gedung magister fakultas Hukum Untan, Jalan Daya Nasional, Pontianak pada Selasa (24/4/2018).

Eddy Pratomo, Utusan Khusus Presiden Bidang Penetapan Batas Maritim (PBM) RI-Malaysia mengatakan Forum Group Discussion atau diskusi terfokus ini dilakukan untuk meminta masukkan pendapat serta menjelaskan kepada dosen dan  mahasiswa Fakultas Hukum Untan terkait penetapan batas maritim Indonesia.

“ Kita ingin menerima masukan juga memberikan penjelasan kepada mahasiswa dan dosen khususnya di Fakultas Hukum Untan karena masalah batas maritim ini masalah kedaulatan masalah yang penting,” tuturnya.

Eddy Pratomo menambahkan Masyarakat khususnya dosen dan mahasiswa perlu memahami kedaulatan batas wilayah terlebih di daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain seperti Kalimantan barat.

Penuntasan batas-batas wilayah maritim atau kelautan dengan negara tetangga merupakan salah satu prioritas Pemerintah indonesia. Melalui Kantor Utusan Khusus Presiden bidang penetapan Batas Maritim Antara Republik Indonesia Dan Malaysia ini, Pemerintah Indonesia telah mengumpulkan bahan penyelidikan serta landasan untuk memperkuat argumentasi penetapan batas Wilayah Maritim Malaysia- Indonesia.

(Agus)

TIDAK ADA KOMENTAR