Mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Untan akan Melaksanakan PL ke Pulau Lumukutan

Mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Untan akan Melaksanakan PL ke Pulau Lumukutan

BERBAGI
Foto: Suasana perkuliahan program studi Ilmu Kelautan, UniversitasTanjungpura/Istimewa

Pontianak, thetanjungpuratimes.com– Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Kelautan Universitas Tanjungpura (Untan) akan melaksanakan praktikum lapangan (PL), pada 4 sampai 6 Mei 2018 di Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang.

Sebagai salah satu dari kompetensi Prodi Ilmu Kelautan, praktikum lapangan Metode Analisis Data Kelautan (MADK) ini menjadi rangkaian perkuliahan yang sangat penting untuk dilaksanakan. Pada praktikum kali ini diikuti oleh 37 mahasiswa dari angkatan 2015 dan terbagi atas tiga kelompok.

Koordinator Praktikum MADK Program Studi Ilmu Kelautan Untan, Risko S.Si M.Si, mengatakan praktikum lapangan ini merupakan klimak dari rangkaian praktikum yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan, konsep yang digunakan pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena pada tahun ini berdasarkan mini proyek.

“Praktikum lapangan pada tahun ini menggunakan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, konsep yang diusung pada keberangkatan kali ini yaitu konsep mini proyek, mahasiswa dilatih secara mandiri untuk melakukan sebuah mini penelitian dengan tahapan studi literatur, seminar proposal, pengambilan data di lapangan serta penulisan hasil praktikum dan ditutup dengan seminar hasil,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, setiap kelompok pada praktikum ini mengangkat judul proposal yang berbeda, masing-masing yaitu Pola Distribusi Kerang Kima di Perairan Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang, Keanekaragaman dan distribusi makroalga di Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang, kemudian studi kelayakan lahan budidaya rumput laut di Perairan Teluk Cina Kalimantan Barat.

“Proposal ini merupakan bahan acuan bagi mahasiswa dalam melaksanakan praktikum dilapangan dan kebutuhan data disesuikan dengan judul proposal yang digunakan. Dan mahasiswa ketika dilapangan melakukan pengambilan data sesuai dengan proposalnya masing-masing,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan, ketepatan dalam pengambilan data serta pemahaman terhadap metode yang digunakan akan menghasikan kesimpulan yang dapat menjadi bahan rujukan bagi masyarakat lokal pada khususnya.

“Pemilihan lokasi pada praktikum ini diharapakan dapat manjadi bagian dalam mempromosikan pulau lemukutan bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

(R/Adi)

TIDAK ADA KOMENTAR