PNS Ditangkap karena Bercanda soal Bom di Bandara Makassar

PNS Ditangkap karena Bercanda soal Bom di Bandara Makassar

BERBAGI
Foto : Pesawat Batik Air di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (27/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Makassar, thetanjungpuratimes.com- Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin  Makassar menangkap seorang pegawai negeri sipil (PNS) asal Merauke, Papua,  Zadrakh Rumbino(46). Zadrakh  bercanda dengan mengatakan di tasnya berisi bom.

“Kami sudah terima laporan dan benar jika ada penumpang transit itu diamankan sementara karena bergurau sedang membawa bom dalam tasnya,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Kamis (3/5/2018) malam.

Gurauan tentang bahan peledak tingkat tinggi seperti bom itu dilarang untuk dijadikan sebagai bahan candaan atau gurauan di tempat-tempat vital karena akan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Candaan mengenai bom yang dibawa oleh salah satu penumpang transit dari Merauke-Makassar-Jakarta itu dilakukan karena petugas Avsec mencurigai benda yang ada dalam tas koper milik penumpang saat sedang diperiksa menggunakan X-ray.

“Jadi si penumpang ini kan transit dari Merauke menuju Jakarta. Saat sedang berjalan menuju ruang tunggu, semua barangnya kembali diperiksa dan terlihat di mesin X-ray ada benda bulat. Petugas Avsec menanyakan benda itu dan dijawabnya bom,” katanya.

(Suara.com/ Agus)

TIDAK ADA KOMENTAR