Polda Kalbar Gelar Deklarasi Persatuan dan Kesatuan

Polda Kalbar Gelar Deklarasi Persatuan dan Kesatuan

BERBAGI
Foto : Irjen pol Didi Haryono dan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda dalam deklarasi persatuan dan kesatuan/agus

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar deklarasi  persatuan dan kesatuan masyarakat dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas di Kalbar, dihadiri oleh Kapolda Kalbar, Kasdam XII/Tanjungpura, Danlantamal XII/Pontianak, Danlanud Supadio, para Forkopimda Provinsi Kalbar serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda maupun seluruh elemen masyarakat, berlangsung di Balai Kemitraan Mapolda Kalbar, pada Selasa (15/5/2018).

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menyampaikan, bahwa kondisi stabilitas kamtibmas Kalimantan Barat secara umum kondusif.  Hal ini berkat kerja keras kita bersama yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondusifitas tersebut.

“Mulai dari tingkat RT/RW, Dusun, Desa/Kelurahan hingga tingkat kecamatan sampai tingkat daerah, yang memiliki peran aktif untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan kepolisian dan juga penerapan sistem pengamanan swakarsa,” ujarnya.

Polda kalbar menuturkan telah melaksanakan program 100 hari kerja Kapolda Kalbar tahap I dan tahap II serta saat ini kita sedang melaksanakan Operasi Pekat dengan hasil memuaskan.

Pengungkapan kasus Zero Illegal (illegal mining, illegal logging, trasnational crimes, kejahatan konvensional dan narkoba) sebanyak 357 kasus dan 463 tersangka.

Tahap II berjalan hingga bulan April 240 kasus, sebagaimana konsen Polda Kalbar di bidang law enforcement, sosial maintenance, public trust dan partnership.

“Operasi pekat Ramadan yang memasuki hari ke-empat, telah mengungkapan sebanyak 236 kasus dan 278 tersangka yang didominasi oleh kasus miras, judi, premanisme dan narkoba, terjadi peningkatan pengungkapan yang signifikan sebanyak 198,73 % dari 79 kasus ditahun 2017 menjadi 236 kasus 2018,” katanya.

Keberhasilan program kerja dan operasi kepolisian tersebut berkat dukungan TNI, pemerintah dan semua komponen masyarakat, yang secara serius ingin menjaga kondusifitas Kalimantan Barat yang selalu kondusif, damai dan bergerak maju seiring pembangunan Nasional, pungkasnya.

(adi)

TIDAK ADA KOMENTAR