Tatap Laga Final, Klopp: Real Madrid Tak Punya Kelemahan

Tatap Laga Final, Klopp: Real Madrid Tak Punya Kelemahan

BERBAGI
Foto: Manajer Liverpool, Jurgen Klopp (kanan) dan sang bintang andalan, Mohamed Salah (Paul ELLIS / AFP)

Thetanjungpuratimes.com – Partai final Liga Champions 2017/2018 sudah di depan mata. Real Madrid akan bentrok dengan Liverpool di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, Minggu (27/5/2018) dini hari WIB. Jelang laga akbar ini, manajer Liverpool Jurgen Klopp meyakini jika Real Madrid tak memiliki kelemahan.

Menurut Klopp, Real Madrid yang akan coba merengkuh gelar ketiga mereka di Liga Champions secara beruntun, merupakan tim yang amat kuat dan sarat pengalaman.

“Mereka memenangi Liga Champions dua kali di dua musim terakhir. Mereka kembali ke final lagi tahun ini. (Bayern) Munich mengira mereka tim yang lebih baik di dua (leg) pertandingan, tetapi siapa yang lebih baik di akhir pertandingan?” buka Klopp.

“Real Madrid membutuhkan empat peluang untuk mencetak dua gol. Bayern membutuhkan delapan untuk mencetak satu gol. Mereka berpengalaman dari ujung kepala sampai ujung kaki. Saya kira mereka tak punya kelemahan,” papar juru taktik berkebangsaan Jerman tersebut.

Sebagai informasi, Real Madrid menyingkirkan Bayern Munich di fase semifinal Liga Champions musim ini dengan agregat 4-3. Pada leg pertama, Real Madrid menang 2-1 di Allianz Arena. Sementara pada leg kedua di Santiago Bernabeu, kedua tim bermain imbang 2-2.

Meski demikian, Klopp optimis masih ada peluang bagi Liverpool untuk memenangi Liga Champions musim ini.

“Laga nanti akan sangat berat, saya yakin itu. Meski begitu, masih ada peluang bagi kami (untuk jadi juara), kami tahu itu dan mereka tahu itu juga,” tutur Klopp.

“Semua tim mengatakan; melawan Juventus, Real beruntung (Real Madrid juga menang dengan agregat 4-3 di babak perempatfinal musim ini). Juga melawan Bayern, mereka beruntung. Semua boleh berkata begitu, namun mereka kini menjalani final ketiga kalinya berturut-turut, keempat kalinya dalam lima tahun, jadi apa yang mau dikatakan?” selorohnya.

“Pada akhirnya, kami harus berada di sana pada momen yang menentukan. Kami harus mencetak gol ketika kami memiliki peluang,” tandas eks arsitek Borussia Dortmund itu.

(Suara.com/Kar)

TIDAK ADA KOMENTAR