Penyebab dan Cara Mengatasi Penumpukan Asam Laktat

Penyebab dan Cara Mengatasi Penumpukan Asam Laktat

BERBAGI
Foto: Ilustrasi gagal jantung/alodokter

Thetanjungpuratimes.com– Asam laktat merupakan sisa dari hasil metabolisme tubuh yang dapat menumpuk ketika tubuh kekurangan oksigen. Asam laktat diproduksi di sel otot pada saat suplai oksigen tidak cukup dalam menunjang produksi energi. Produksi asam lakat yang normal terdapat di dalam tubuh manusia. Kebutuhan asam laktat yang dibutuhkan oleh setiap tubuh individu berbeda-beda, namun kadar normal asam laktat yang dibutuhkan oleh tubuh adalah kisaran 4,5-19,8 mg/dl. Kadar asam laktat pada tubuh juga bisa meningkat karena beberapa hal, seperti olahraga yang dilakukan secara berlebihan atau kondisi kesehatan tertentu. Kelebihan asam laktat di dalam tubuh dapat menyebabkan beberapa gejala antara lain tubuh terasa lemas, denyut jantung semakin cepat, mengalami kram atau nyeri, diare, sakit kepala dan nafsu makan berkurang.

Adapun beberapa penyakit yang dapat terjadi karena kelebihan asam laktat yaitu sebagai berikut.

Gagal jantung

Gagal jantung disebabkan oleh konsumsi makanan yang mengandung asam laktat yang berlebih, hal ini mengakibatkan jantung tidak mampu memompa oksigen dengan jumlah yang cukup.

Anemia

Anemia merupakan penyakit yang terjadi jika sel sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin berfungsi mengedarkan oksigen dari paru paru keseluruh tubuh. Apabila kerja hemoglobin terganggu, maka kerja jantung akan ikut terganggu. Hal ini akan menyebabkan produksi asam laktat dalam tubuh meningkat

Kanker Darah (Leukemia)

Leukimia merupakan penyakit yang menyerang sel darah putih. Sel darah putih sendiri berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit. Sel darah putih yang diproduksi secara berlebihan daripada sel darah merah di dalam tubuh, akan menyebabkan sel darah putih cenderung menekan sel darah merah. Sehingga untuk mempertahankan kondisi tubuh, pembuluh darah yang terdapat di dalam tubuh harus bekerja lebih keras. Kejadian ini menyebabkan produksi asam laktat di dalam tubuh meningkat.

Kerusakan Hati

Kerusakan hati menyebabkan  hati tidak bekerja dengan baik, hal ini dikarena terjadinya penumpukkan asam laktat di dalam tubuh.

Umumnya penumpukan asam laktat dapat terjadi karena olahraga yang dilakukan terlalu berat atau intens. Pada olahraga atau aktivitas fisik yang dilakukan dengan begitu keras atau intens akan menyebabkan terjadinya pergeseran pasokan energi dari sistem aerobik bergeser ke sistem anaerobik. Menurut Merceir (1991) olahraga atau aktivitas fisik yang dilakukan dengan keras atau intens dapat meningkatkan kadar asam laktat darah. Olahraga atau aktivitas fisik yang tinggi dapat meningkatkan kebutuhan energi dan oksigen di dalam tubuh. Kebutuhan oksigen dapat ditingkatkan dengan meningkatnya respirasi paru-paru dan denyut jantung. Ketika individu melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang keras akan mengakibatkan peningkatan respirasi dan denyut jantung tidak tercukupi, sehingga terjadi metabolisme anaerobik untuk pemenuhan kebutuhan energi dan kondisi ini akan meningkatkan kadar asam laktat, baik asam laktat yang terdapat di dalam darah ataupun otot

Menurut widiyanto et al (2014), produksi asam laktat sangat tergantung pada intensitas aktivitas fisik. Sewaktu melakukan aktivitas aerobik dan anaerobik dengan secara terus-menerus dapat menyebabkan kelelahan. Hal ini disebabkan karena terjadi peningkatan asam laktat di dalam otot sehingga pH yang rendah akan menggangu pembentukan energi yang diperlukan selama kontraksi otot.selain itu kelelahan tersebut dapat pula disebabkan karena kehabisan cadangan energi ATP dan fosfokreatin otot serta dapat pula disebabkan oleh hal-hal lain. Latihan fisik yang dilakukan dengan intensitas mendekati maksimal atau latihan intens dapat meningkatkan kadar asam laktat darah. Kadar asam laktat yang tinggi akan merugikan kinerja fisik seseorang, karena penimbunan asam laktat dapat menyebabkan terjadinya kelelahan dan menurunnya kekuatan otot, selain itu tingginya konsentrasi kadar asam laktat juga dapat menurunkan kekuatan kontraksi otot.

Menururt Hasanah dan Fitranti (2015) penumpukan asam laktat ini dapat dikurangi dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung sitrulin. Sitrulin merupakan golongan asam amino non esensial yang paling banyak terkandung di dalam buah semangka merah yaitu sebesar 160 mg sitrulin di dalam 100 g buah semangka, dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung sitrulin sebelum olahraga dapat mengurangi proses reaksi anaerobik yang biasanya terjadi setelah berolahraga. Hal ini dikarenakan sitrulin mampu mengurangi penumpukkan atau akumulasi asam laktat yang merupakan produk sampingan dari proses glikolisis anaerob. Sitrulin dapat mempercepat penguraian laktat di otot sehingga laktat dapat di metabolisme kembali di hati dan ginjal untuk membentuk energi melalui siklus cory. Penumpukkan asam laktat ini dapat menurunkan pH darah dan otot, sehingga pH dapat menghambat kerja enzim glikolitik dan menggangu reaksi kimia di dalam sel otot yang dapat menyebabkan kontraksi otot melemah dan mengalami kelelahan. Sitrulin yang diberikan akan menguraikan laktat di otot secara cepat sehingga laktat dapat masuk dalam proses metabolisme kembali ke hati dan ginjal melalui siklus cory sehingga asam laktat tidak mengalami penumpukan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Hasanah dan Fitranti (2015) menunjukkan bahwa individu yang megkonsumsi buah semangka dalam bentuk jus atau buah segar dengan kandungan sitrulin sebesar 1,17 gram sebelum olahraga dapat mengurangi proses penumpukan asam laktat yang lebih tinggi daripada individu yang tidak mengkonsumsi jus semangka atau buah segarnya. Sedangkan pemberian sitrulin dalam bentuk tablet sebanyak 6 gram/hari dapat mengurangi akumulasi laktat dan meningkatkan performa individu yang melakukan olahraga.

Foto: Christina Dasilia Jurusan Kimia semester 4 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura

Penulis: Christina Dasilia
Mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura

TIDAK ADA KOMENTAR