BNCT Dikenalkan Kepada Masyarakat Melalui Seminar Internasional

BNCT Dikenalkan Kepada Masyarakat Melalui Seminar Internasional

BERBAGI
Foto: The 4th Internasional Symposium on the Application of Nuclear Technology as Key Element to Promote Competitive National Industrial Products: Energy, Health, Agriculture, Industry, and Environment/ Kurniadi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com– Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bersama konsorsium Boron Neutron Cancer Capture Teraphy (BNCT) mengenalkan teknologi penyembuhan kanker dengan memanfaatkan teknologi nuklir kepada masyarakat melalui sinar seminar. BNCT merupakan salah satu metode yang memanfaatkan sinar radiasi untuk menyembuhkan kanker yang selama ini menjadi sebuah penyakit penyebab kematian kedua terbanyak di dunia.

Peneliti BATAN, Sardjono mengatakan, penyembuhan terhadap penyakit kanker yang ada saat ini dirasa belum cukup efektif. “Metode penyembuhan kanker dapat dilakukan dengan pembedahan, namun masih belum menyelesaikan masalah. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan radioterapi yang menggunakan radiasi sinar gamma, ini juga belum menyelesaikan masalah,” ujar Sardjono.

Penyembuhan dengan radioterapi menurut Sardjono, terkadang malah mematikan sel yang sehat di dalam tubuh kita. Hal ini bearti untuk menyembuhkan penyakit kanker selain mematikan sel yang memang terjangkit kanker juga beresiko mematikan sel yang sehat di dalam tubuh.

Lain halnya apabila dengan menggunakan metode BNCT, yakni hanya sel yang terjangkit kanker saja yang dimatikan. “BNCT merupakan metode penyembuhan kanker yang berupa sel targeting, artinya hanya sel yang terjangkit kanker saja yang dibunuh, tidak membunuh sel yang masih sehat,” tuturnya.

Untuk mewujudkan BNCT sebagai salah satu metode penyembuhan kanker yang efektif di Indonesia, BATAN melibatkan beberapa stakeholders di antaranya perguruan tinggi, rumah sakit, kementerian dan lembaga, perusahaan obat, pihak swasta, dan stakeholders dari luar negeri yang tergabung dalam sebuah konsorsium BNCT.

Sardjono menambahkan, sebagai salah satu upaya menyosialisasikan BNCT sebagai metode pemanfaatan teknologi nuklir di bidang kesehatan kepada masyarakat, maka diselenggarakan seminar internasional  dengan judul The 4th Internasional Symposium on the Application of Nuclear Technology as Key Element to Promote Competitive National Industrial Products: Energy, Health, Agriculture, Industry, and Environment. Seminar ini digelar selama 3 hari mulai tanggal 13 sampai 16 Agustus 2018 di Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat.

Menurut Sardjono, tujuan seminar ini adalah mengenalkan pemanfaatan teknologi nuklir untuk kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan konsorsium BNCT secara nasional yang melibatkan 23 fakultas di delapan perguruan tinggi, lima perusahaan BUMN dan swasta, serta pihak luar negeri dalam menyampaikan hasil-hasil penelitian di bidang kesehatan, industry, pertanian dan lingkungan.

“Dari kegiatan ini, saya berharap pemanfaat teknologi nuklir untuk kesejahteraan lebih dikenal oleh masyarakat, sehingga masyarakat memahami teknologi nuklir tidak hanya dari sisi bahanya saja, melainkan dari sisi manfaatnya,” pungkasnya.

(Sukardi)

TIDAK ADA KOMENTAR