55 Mahasiswa Asing dan Lokal Ikuti Summer School 2018 Mangrove

55 Mahasiswa Asing dan Lokal Ikuti Summer School 2018 Mangrove

BERBAGI
Foto: Rektor Untan Prof Thamrin Usman bersama peserta Summer School 2018 Mangrove di Gedung Rektorat Untan/ adi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 55 mahasiswa dari Brunai Darussalam, Jepang, Taiwan, Malaysia dan Mahasiswa dari perguruan tinggi di Pontianak yang tergabung dalam Consorsium Joint Summer antara lain Universitas Tanjungpura, Universitas Muhammadiyah dan Politeknik Negeri Pontianak mengikuti pembukaan acara Summer School 2018 Mangrove, berlangsung di Gedung Rektorat  Untan, pada Senin pagi (20/8/2018).

Acara ini dibuka langsung oleh Rektor Untan Prof  Dr H Thamrin Usman DEA dan dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak Dr. Helman Fachri SE MM, Kepala Subdirektorat Kerja Sama Perguruan Tinggi Purwanto Subroto, para dekan serta jajaran pengurus di Untan.

Imelda Silalahi, PhD selaku Deputi Program Internasional Universitas Tanjungpura mengatakan di perguruan tinggi ada salah satu program untuk internasionalisasi universitas-universitas, salah satu program yaitu menginisiasi yang melibatkan mahasiswa-mahasiswa dari luar negeri dan salah satunya dengan kegiatan Summer School 2018 Mangrove.

“Summer School 2018 Mangrove akan dilaksanakan mulai 20 Agustus sampai dengan 2 September  2018, di beberapa tempat yaitu Mempawah, Singkawang, dan Pontianak.  Sebanyak  32  mahasiswa dari universitas luar negeri, yaitu dari universitas Brunai Darussalam, Jepang, Taiwan dan  dari  Malaysia serta 23 dari mahasiswa Untan, UMP dan Politeknik Negeri Pontianak,” jelas Imelda Silalahi.

Purwanto Subroto mengatakan Kemenristekdikti selalu mendukung dan mendorong program-program internasional khususnya di perguruan tinggi, yang dapat memperkenalkan budaya-budaya Indonesia ke masyarakat Internasional.

“Ini adalah salah satu program yang ada di Kemenristekditi, kami mendorong teman-teman perguruan tinggi untuk mengembangkan program-program Internasional, kita ingin memperkenalkan Indonesia ke masyarakat internasional,” ujarnya.

Purwanto Subroto  menambahkan, dengan mendatangkan mahasiswa asing ini diharapkan agar perguruan tinggi di Indonesia saling berbagi pengalaman, pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola program-program internasional dan kedepannya bisa menghasilkan kredit seperti Summer School 2018 Mangrove.

“Mudahan-mudahan kegiatan ini berjalan dengan baik dan tentunya kami juga akan menunggu laporan kegiatan Summer School 2018 Mangrove untuk bahan evaluasi kami,” tutupnya.

(Adi)

 

TIDAK ADA KOMENTAR