BEM Faperta Untan Gelar Seminar BINDESNAS 2018

BEM Faperta Untan Gelar Seminar BINDESNAS 2018

BERBAGI
Foto: seminar Bina Desa Nasional (BINDESNAS) 2018, di gedung Rektorat Untan, pada Kamis(6/9/2018)/adi

Pontianak, Thetanjungpuratimes.com – Ikatan Badan Eksekutif Mahasiswa Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar seminar Bina Desa Nasional (BINDESNAS) 2018, berlangsung di Gedung Rektorat Untan, pada Kamis (6/9/2018).

Seminar nasional ini mengusung tema “Mengembangkan Potensi Desa Lahan Kurang Produktif Berbasis Agroekonomi” yang diikuti oleh mahasiswa pertanian yang tergabung dalam Ikatan BEM Pertanian Indonesia dari 39 Universitas se-Indonesia.

Seminar ini dibuka langsung oleh wakil Rektor III Untan Prof Kamarullah dan diisi oleh tiga orang pemateri yakni Bupati terpilih Kubu Raya Muda Mahendrawan S.H, Wakil Komisi IV DPR RI, Daniel Johan S.E, serta Jamaludin M Nur Tanggiling, sebagai Pegiat Desa.

Daniel Johan mengatakan, Bina Desa Nasional (BINDESNAS) 2018 menjadi program yang sangat strategis dan penting, karena mahasiswa yang sudah punya pengetahuan bisa kembali dan membangun desa karena kekayaan indonesia sesungguhnya ada di desa.

“Program Bina Desa Nasional (BINDESNAS) ini sangat baik karena mahasiswa bisa berkumpul di satu daerah, selain mencari ilmu mereka juga bisa mengabdi dan berdiskusi langsung ke masyarakat. Jika masyakat ada masalah mereka bersama-sama menyelesaikan,” kata Daniel Johan.

Sebagai Wakil Komisi IV DPR RI di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, pangan Daniel Johan akan mendorong mahasiswa untuk terus menyuarakan arus baru pertanian nasional.

“kita akan mendorong keras mahasiswa untuk menyuarakan arus baru pertanian nasional artinya pertanian yang lebih modern terintegratif dari hulu sampai ke hilir, keberlanjutan petani juga sangat penting karena 80 persen para petani sudah umurnya sudah 50 sampai 60 tahun ke atas, Kalau 10 tahun lagi tidak ada transformasi dan regenerasi maka yang 80 akan hilang,”tuturnya.

Bupati Terpilih Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, bahwa mahasiswa dituntut melalui intelektual dan moral untuk bisa memaksimalkan percepatan apa yang ada di desa dan jangan sampai dibiarkan.

“Seperti kegiatan mahasiswa kali ini mereka seminar berdiskusi tentang pertanian pangan, ini menjadi kegiatan yang penting dan mendasar. Masyarakat harus menyadari penguatan sektor pangan karena hasil pangan tidak hanya bicara kecukupan pangan tetapi juga lapangan kerja, kesehatan dan kemandirian pangan,” pungkas Muda Mahendrawan.

Selain seminar nasional, rangkaian acara Bina Desa Nasional 2018 yakni Fokus Group Discussion, penyuluhan dan aplikasi kompos yang akan dilaksanakan  di desa Pinang Dalam Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya.

(Adi)

TIDAK ADA KOMENTAR