6500 Mahasiswa Untan Ikuti Kuliah Umum Pendidikan Karakter

6500 Mahasiswa Untan Ikuti Kuliah Umum Pendidikan Karakter

BERBAGI
Foto: Mahasiswa Untan mengikuti Kuliah Umum Pendikar, di Auditorium Untan/ikur

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – 6500 Mahasiswa mengikuti Kuliah Umum program Pendidikan Karakter (Pendikar) dengan tema “Mahasiswa Mengenal Pahlawan Rahadi Usman” yang berlangsung di Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan), pada Jumat(21/9/2018).

Koordinator Umum Pendikar semua agama yang juga merupakan Dosen Teknik Industri Universitas Tanjungpura  Riadi Budiman ST MT mengatakan, pahlawan Rahadi Usman  adalah mahasiswa pertama Kalimantan Barat yang gugur sebagai pahlawan kusuma bangsa, dan mahasiswa harus mengenal Rahadi Usman adalah pahlawan dari Kalimantan Barat.

“Diharapkan juga dengan Kuliah Umum seperti ini dapat memberikan inspirasi kepada mahasiswa, mereka harus mempunyai komitmen, karakter dan kekuatan serta dapat mencontoh dari pahlawan bagaimana dia sendiri berjuang untuk bangsa dan negaranya,” harapnya.

Riadi Budiman menambahkan, program pendidikan berbasis agama tidak ada di Universitas lain kecuali di Universitas Tanjungpura.

“Program pendidikan berbasis agama sangat penting, karena yang bisa mengubah karakter seseorang hanya dari dalam dirinya sendiri dan keyakinan yaitu agama, oleh karena itu di Universitas Tanjungpura menerapkan program pendidikan berbasis agama agar bisa memberikan bekas terus kepada mahasiswa dari kuliah sampai bekerja hingga terjun ke masyarakat,” jelasnya.

“Sebagai Koordinator Umum Pendikar di Untan, saya mengayomi semua agama dan memberi kesempatan kepada masing-masing agamanya. Program pendidikan karakter di Untan berdasarkan masing-masing agama dan ada interaksi masing-masing agama, ini juga sebagai sarana untuk memberikan pengertian ataupun toleransi dengan antar agama,”tambahnya.

Foto: Koordinator Umum Pendikar Riadi Budiman ST MT/Ikur

Pembicara pada Kuliah Umum ini, Syafaruddin Usman SPd SH mengatakan, orang Indonesia sangat santun, ramah, mengedapankan wibawa, sekarang sudah jauh dari identitas asli sebagai bangsa Indonesia.

“Sedikit-sedikit menyebar rasa kebencian, menyebarkan rasa ketidaksukaan, dendam kesumat yang dipelihara, ini adalah bukan cerminan dan bukan orang yang berwibawa indonesia, oleh sebab itu satu dari sekian banyak teladan kita di Kalimantan Barat yaitu Rahadi Usman, Beliau adalah mahasiswa pertama Kalimantan Barat yang gugur sebagai pahlawan kusuma bangsa dan beliau dijadikan  contoh atau figur dalam pembicaraan kita mengenai pendidikan karakter,”jelas Syafaruddin Usman.

“Rahadi Usman memberikan pemahaman kepada kita bahwa mahasiswa selain di kampus mendapatkan pendidikan tinggi mereka juga harus mendarmabaktikan dirinya untuk pembangunan di tengah-tengah masyarakat yang sering disebut dengan tri darma perguruan tinggi,” ungkapnya.

Wakil Rektor I  Dr Aswandi mengatakan, sejarah itu banyak tidak ketahui oleh anak muda, kalau sekarang semangat anak muda tidak diisi dengan sejarah seperti ini dan dikhawatirkan kedepannya anak muda tidak tau.

Foto: Wakil Rektor I Dr Aswandi memberikan Sambutan di hadapan 6500 peserta Kuliah Umum Pendikar/ikur

“kita tidak hanya mengungkapkan fakta sejarah, ada yang lebih penting dari itu yaitu interpretasi, bagaimana menerjamahkan fakta sejarah dalam dunia sekarang ini. Rahadi Usman luar biasa kecintaannya terhadap negara ini, bagaimana semangat beliau kuliah dengan kondisi yang saat itu tidak mudah, sementara sekarang ini banyak anak-anak kita hanya tidak memiliki sepeda motor saja tidak mau kuliah,” jelasnya

“Seharusnya semakin negara ini bersaing, semangat mahasiswa makin hebat, oleh karena itu kegiatan ini semakin rutin dilakukan,” harap Dr Aswandi.

TIDAK ADA KOMENTAR