Ayu Bawa Anaknya yang Masih Bayi Terbang dari Depok ke Pontianak Demi...

Ayu Bawa Anaknya yang Masih Bayi Terbang dari Depok ke Pontianak Demi Tes CPNS

BERBAGI
Foto : Seorang perawat sedang menjaga anak Ayu Yuli Rahayu saat Ia sedang mengikuti tes SKD CPNS kemenristekdikti 2018 di UPT BKN Pontianak / Agus Supriadi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com- Ayu Yuli Rahayu, seorang ibu rumah tangga dari Depok, Jawa Barat terbang ke Pontianak dengan membawa anaknya yang kurang lebih berumur satu bulan demi mengikuti Ujian tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenristekdikti di UPT BKN Pontianak, Rabu (7/11/2018).

Ayu Yuli Rahayu menceritakan usahanya bisa mengikuti tes SKD CPNS 2018 Kemenristekdikti dengan bantuan dan motivasi dari teman-temannya.

Foto : Ayu Yuli Rahayu

“Awalnya saya habis lahiran dua minggu, lalu ada pengumuman pembukaan CPNS, kurang niat mau daftar, tapi ada support dari teman yang meminta saya daftar, kemudian saya putuskan untuk daftar, waktu itu saya nulis story WA, adik tingkat saya namanya Irma Yunita menawarkan diri mendaftarkan online,” ucapnya.

Setelah terdaftar pada akhir pendaftaran 15 oktober 2018, Wanita yang akrab disapa Ayu ini mengaku terlambat menyerahkan berkas persyaratan administrasi satu hari setelah batas akhir pendaftaran yang seharusnya tanggal 16 Oktober 2018.

“ Jadi bayangan saya sudah tidak lulus pak saya bilang dengan teman-teman, kemudian teman saya ada yang mengecek pengumuman dan menemukan nama saya ternyata saya lulus administrasi dan jadwalnya tesnya tanggal Tujuh Oktober ini,” ucapnya.

Ayu hanya pergi berdua bersama anak bayi perempuannya, yang datang pada malam sebelum tes SKD sekitar pukul 20.00 WIB. Ia menumpang tidur di rumah saudaranya di Jalan Sungai Raya Dalam. Ia menuturkan akan berusaha sebaik mungkin mengikuti tes demi harapannya, orang-orang terdekat, keluarga dan teman-teman yang telah membantunya.

“Sebenarnya ingin menjadi abdi negara, untuk keluarga terutama bapak dan ibu dan keluarga kecil saya,” ucapnya.

Namun Ia mengaku sudah mempersiapkan diri menghadapi hasil apapun yang Ia didapat pada tes CPNS Kemenristekdikti 2018.

“saya tidak berharap banyak dan saya sudah menyiapkan mental jika lulus rezeki, kalau tidak bukan rezeki,” pungkasnya.

Beruntungnya, pihak penyelenggara tes menyediakan fasilitas ruangan serta perawat bagi anaknya yang bernama Kiara Daniza Wijaya.

(Agus Supriadi)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY