Prof Thamrin Usman: Pengolahan Lahan Gambut Harus Belajar dari Kearifan Lokal

Prof Thamrin Usman: Pengolahan Lahan Gambut Harus Belajar dari Kearifan Lokal

BERBAGI
Foto : Rektor Untan Prof Dr H Thamrin Usman DEA memberikan sambutan di acara pelantikan pengurus HITI Komda Kalbar periode 2018-2023/adi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Saat menghadiri acara pelantikan kepengurusan HITI Komda Kalbar, di Mercure Hotel, pada Senin (10/12/2018), Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof Dr H Thamrin Usman DEA mengatakan dalam pengolahan lahan gambut harus belajar dari kearifan lokal.

“Kita harus belajar dari kearifan lokal, para nenek moyang kita telah memberikan contoh bagaimana bertani di tanah gambut. Ada komoditi yang luar biasa dan mempunyai nilai dan komfaratif yang sangat menarik, seperti nanas, umbi-umbian, aloe vera, ini komoditi yang sudah ditunjukan nenek moyang kita  yang cocok dibudidayakan di lahan gambut, mereka bertanam dan ekspolitasi tani dengan baik tanpa memberikan dampak negatif pada lingkungan dan masyarakat sekitar,”  ujar Prof Thamrin Usman.

Prof Thamrin Usman menuturkan, ada tanah yang memiliki kualitas yang luar bisa tentu harus diterapkan sistem pertanian yang meningkatkan nilai efesiensi dan nilai ekonomis.

“Jangan terbalik, tanah yang bagus ditanami oleh komoditi yang nilai ekonomisnya rendah, begitu pula sebaliknya gambut yang dipandang tidak menarik tetapi sesungguhnya kalau kita memahami  keunggulan dari tanah gambut ini maka kita memilih komoditi yang baik untuk itu. Gambut tentu harus di manfaatkan untuk mendukung perekonomian Kalimantan Barat, penamanan holtikultura, selain itu juga penerapan teknologi yang ramah lingkungan sehingga gambut tidak memberikan kemudaratan tetapi kemaslahatan,” tuturnya.

Prof Thamrin Usman menambahkan,  di satu sisi kita menjaga keseimbangan ekolog itetapi di sisi lain jangan lupa lahan itu layak dikembangkan dengan sistem pertanian yang cocok dan memiliki margin ekonomi yang tinggi.

(adi)

TIDAK ADA KOMENTAR