Prof Dwi Astiani Dikukuhan Sebagai Guru Besar

Prof Dwi Astiani Dikukuhan Sebagai Guru Besar

BERBAGI
Foto: Rektor Untan Prof Thamrin Usman pengalungan Semir Guru besar kepada Prof Dwi Astiani, di Auditorium Untan/Sy Abdulrahman

Pontianak,thetanjungpuratimes.com – Prof Dr Dwi Astiani M Sc dikukuhkan sebagai Guru Besar Manajemen  Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (Untan), pada Sidang Terbuka Senat Untan, di Gedung Auditorium Untan, Kamis (13/12/2018).

Perempuan kelahiran Ketapang, 8 Februari 1962 ini dikukuhkan setelah menyampaikan pidato pengukuhan dengan judul Dinamika Hutan, Penggunaan Lahan dan Fluks Karbon serta Mitigasi Emisi untuk Pembangunan Berkelanjutan di Lahan Gambut.

Prof Dr Dwi Astiani M Sc bacakan pidato pengukuhan guru besar dengan judul Dinamika Hutan, Penggunaan Lahan dan Fluks Karbon serta Mitigasi Emisi untuk Pembangunan Berkelanjutan di Lahan Gambut.

Dalam pidatonya, Dwi Astiani mengatakan hutan rawa gambut di Indonesia berada dibawah tekanan besar, ditandai dengan peningkatan deforentasi dan degradasi hutan.

“Tingkat  deforentasi hutan di lahan gambut di Indonesia terkonsentrasi di Sumatera dan Kalimantan,Indonesia tercatat sebesar 3,4 persen dari tahun 1990 sampai 2010. Saat ini,hanya 41 sampai 44 persen dari hutan lahan gambut asli Asia Tenggara yang tersisa,” katanya.

Dwi Astiani menjelaskan, hutan rawa gambut menyimpan stok karbon yang relatif tinggi, terutama pada tanah gambutnya, hutan ini yang dapat memainkan peran penting dalam mengurangi konsentrasi CO2 di atmosfer.

Foto bersama Prof Dwi Astiani dan Senat Universitas Tanjungpura

“Pada kondisi masih alami, hutan rawa gambut masih menjadi penangkap dan penyimpankarbon, perubahan penggunaan lahan, degradasi hutan  dan perubahan status  hidrologi di gambut mengubah keseimbanganinput dan output karbon, terutama berubahnya net primary produktivity, tinggimuka air dan kecepatan jumlah emisi persatuan luas lahan gambut,” paparnya.

(Humas Untan/adi)

1 KOMENTAR

Comments are closed.