Gedung Baru Untan Diresmikan, Kapasitasnya Bertambah 1000 Mahasiswa Baru

Gedung Baru Untan Diresmikan, Kapasitasnya Bertambah 1000 Mahasiswa Baru

BERBAGI
Foto: Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir PhD Ak meresmikan gedung baru proyek 7 in 1 Untan, bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji, Rektor Untan Thamrin Usman dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono/adi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Universitas Tanjungpura (Untan) mendapatkan beberapa gedung baru. Fasilitas tersebut ditargetkan langsung meningkatkan kapasitas mahasiswa Untan sekitar seribu mahasiswa, dari saat ini 32 ribu mahasiswa menjadi 33 ribu mahasiswa dari seluruh angkatan mahasiswa aktif.

“Mudah-mudahan dengan adanya infrastuktur baru, pelayanan pendidikan tinggi di Untan menjadi lebih baik. Harapan saya di 2019 karena fasilitas ini sudah selesai, Universitas Tanjungpura akreditasinya A,” ungkap Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir saat meresmikan Gedung Baru Proyek Islamic Debelopment Bank (IsDB) 7 in 1 Universitas Tanjungpura pada Jumat, 18 Januari 2018.

Beberapa gedung baru yang dibangun Untan, mencakup perpustakaan , laboratorium sains, ruang kelas, ruang konferensi, dan ruang e-conference. Pembangunan ini menggunakan hibah dari Islamic Development Bank (IsDB) dengan skema The Development and Upgrading of Seven Universities in Improving The Quality and Relevance of Higher Education in Indonesia yang disingkat 7 in 1 Project.

Diharapkan Angka Partisipasi Kasar (APK) mahasiswa berbanding dengan jumlah penduduk usia 19-23 tahun Kalimantan Barat yang baru mencapai 20 persen (di bawah rata-rata nasional 31,5 persen) dapat meningkat dengan fasilitas baru Untan tersebut.

“Sesuai dengan niat dan rencana kami, Untan akan bisa memberikan layanan pendidikan lebih baik lagi, lebih bermutu lagi, oleh sebab itu tahun ajaran ini, daya tampung untuk mahasiswa baru kami tambahkan seribu mahasiswa. Dalam empat tahun ke depan kita akan menampung empat ribu mahasiswa,” ungkap Rektor Universitas Tanjungpura Thamrin Usman pada acara yang sama.

The Development and Upgrading of Seven Universities in Improving The Quality and Relevance of Higher Education in Indonesia oleh The Islamic Development Bank (IsDB) atau 7 in 1 Project ini memiliki anggaran 2,8 triliun yang dibagi menjadi tujuh perguruan tinggi, yaitu Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) serta Universitas Tanjungpura (Untan).

Peresmian ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat Didi Haryono, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Tanjungpura (Kalimantan Barat) Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar, Rektor Universitas Tanjungpura Thamrin Usman,
Direktur Eksekutif Project Implementation Unit (PIU) Proyek 7 in 1 Untan Yoke Lestyowati.

Turut hadir juga Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa, Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Nurhasan, perwakilan Islamic Development Bank, serta perwakilan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

 

TIDAK ADA KOMENTAR