Kuliah Umum Bersama Prof Harry Azhar Aziz

Kuliah Umum Bersama Prof Harry Azhar Aziz

BERBAGI
Foto: Anggota VI BPK RI Prof. H. Harry Azhar Aziz, M.A Ph.D memberikan Kuliah Umum di Untan/sy abdul rahman

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Universitas Tanjungpura (Untan) kembali menyelenggarakan kuliah umum, kali ini dengan tema Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Institusi Negara Menuju Indonesia Sejahtera. Kuliah umum ini menghadirkan narasumber Prof. H. Harry Azhar Aziz, M.A Ph.D,  Anggota VI Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), di ikuti oleh civitas akademika Untan dan mahasiswa di Gedung Rektorat Lantai Tiga Untan, Selasa (29/01/2018).

Prof Harry Azhar Aziz menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan negara harus dilakukan dengan benar dan beorientasi pada sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, setiap rupiah harus sungguh-sungguh dialokasikan untuk menyejahterakan rakyat.

Ia menjelaskan tiga jenis pemeriksaan BPK, yakni pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT).

“Pemeriksaan keuangan digunakan untuk mengetahui apakah laporan keuangan sudah disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akutansi Pemerintah (SAP), pemeriksaan kinerja ditujukan untuk menilai capaian dan keberhasilan program pembangunan pemerintah, sedangkan PDTT dalam bentuk pemeriksaan investigatif adalah untuk mengungkapkan kerugian negara,” ujar Ketua BPK RI periode 2014-2017.

Tujuan pemeriksaan atas program yang menjadi prioritas pembangunan untuk menilai untuk menilai aspek ekonomis, efesiensi dan efektifitas serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Prof Harry Azhar Aziz mengungkapkan, dalam pemeriksaan, BPK selalu menemukan permasalahan ketidakefektifan dan ketidakpatuhan.

“Ada anggaran yang sudah ditetapkan tetapi dilaksanakan dengan tidak tepat serta ada juga dibuat anggaran namun tidak dilaksanakan dan dilaporkan secara fiktif. Dengan pemeriksaan, BPK memastikan bukan saja akuntabilitas yang ditunjukan oleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi juga memastikan manfaat APBN bagi seluruh rakyat,” ungkapnya.

Rektor Untan, Prof Dr H Thamrin Usman DEA dalam sambutannya mengucapkan  terima kasih atas kesediaan Prof Harry Azhar Aziz berbagi ilmu dan pengalamannya kepada civitas akademika Untan.

Prof Thamrin Usman mengatakan, saat ini Untan sudah BLU, harus lebih serius lagi mengelola keuangan negara atas hak-hak kemandirian yang telah diberikan.

“Kalau kita kelola dengan baik dan nawaitu yang baik, makan yakin lah yang dikatakan indonesia sejahtera bisa terwujud,” pungkasnya.

(adi)

TIDAK ADA KOMENTAR