Fakultas Teknik Untan Sambut Kedatangan Mahasiswa Teknik dari Malaysia

Fakultas Teknik Untan Sambut Kedatangan Mahasiswa Teknik dari Malaysia

BERBAGI
Foto: Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (UNTAN) berasama mahasiswa teknik dari Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)

Pontianak, thetanjungpuratimes.com –Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (UNTAN) menyambut kedatangan mahasiswa teknik dari Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) dalam kerjasama keteknikan bertajuk kunjungan belajar dengan nama International Cooperation of Engineers (ICOONERS) 2019, acara penyambutan digelar di Aula Fakultas Teknik, Kamis (28/03/2019). Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari 3 malam dengan berbagai rangkaian acara.

Hery Januardi selaku ketua panitia ICOONERS 2019 mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama internasional yang sudah rutin dilakukan Fakultas Teknik Untan dengan Fakultas Teknik Unimas. “Kerjasama internasional ini telah beberapa kali dilakukan.Ini adalah kali kedua Unimas berkunjung ke Untan dan sebaliknya Untan juga sudah dua kali berkunjung ke Unimas, yaitu pada tahun 2016 dan 2017. Kegiatan ini bertajuk kunjungan belajar dan berbagi keilmuan serta pengalaman dibidang keteknikan dengan rangkaian agenda menarik seperti FGD dan diskusi rencana kegiatan kerjasama keteknikan tiga negara BESS 2019,” ungkapnya.

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 28 sampai 31 Maret 2019 dengan berbagai macam kegiatan menarik diantaranya, Focus Group Discussion (FGD) dan diskusi rencana kegiatan Borneo Engineering Student Summit (BESS) 2019 yang rencananya akan dihadiri oleh tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Ghazali selaku pemimpin rombongan dari Unimas mangaku berkunjung ke Untan adalah keputusan terbaik yang ia buat, namun disisi lain ia juga merasa sangat sedih dan tangisnya pecah karena harus berpisah dengan kawan-kawan dari Untan. “Saya berasa sangat gembira dengan program ini. Saya berasa bangga untuk menganjurkan program ini untuk semua pelajar di Unimas dan pergi ke Pontianak adalah keputusan terbaik yang saya buat. Tetapi pada masa yang sama saya berasa sangat sedih untuk meninggalkan rakan-rakan saya di Untan. Kami telah bersama selama empat hari, tetapi meninggalkan mereka seolah-olah menjadi yang paling sukar untuk melakukan itu, pecah saya menangis,” ujarnya.

Ghazali berharap kerjasama ini dapat terus dilakukan terutama pada kegiatan BESS 2019 dan Untan bisa membalas kunjungannya ke Unimas. “Saya berharap kedua-dua universiti,Unimas dan Untan, dapat menjejaskan lebih banyak aktiviti bersama pada masa akan datang terutama BESS. Saya juga berharap untuk pelajar-pelajar Untan bisa melawat kami di sini di Unimas. Akhir sekali, saya berharap aktiviti/program semacam ini dapat dianjurkan semula pada masa akan datang,” tutupnya.

Penulis : Imam Firdaus Kharisma Juda

TIDAK ADA KOMENTAR