Prof Garuda Wiko Terpilih Menjadi Rektor Untan Periode 2019-2023

Prof Garuda Wiko Terpilih Menjadi Rektor Untan Periode 2019-2023

BERBAGI
Foto : Rektor Untan terpilih periode 2019-2023 Prof Dr Garuda Wiko SH MSi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Universitas Tanjungpura (Untan) mengadakan rapat senat pemungutan suara dan penetapan rektor terpilih Untan periode tahun 2019-2023 yang diadakan di Lantai 3 Gedung Rektorat Untan, pada Selasa (4/2/2019) pagi.

Prof Dr Garuda Wiko SH MSi terpilih menjadi Rektor Untan periode 2019-2023 setelah mendapatkan 41 suara unggul 2 suara dari Prof Dr Eddy Suratman SE MA yang mendapatkan 39 suara, sedangkan Dr Ir H Gusti Hardiansyah MSc QAM IPU mendapatkan 0 suara.

“Kita bersyukur pemilihan rektor Untan berlangsung dengan lancar sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Terima kasih kepada  bapak Rektor Prof Thamrin Usman, Ketua Senat Untan Prof Asniar Ismail dan panitia penyelenggara serta seluruh anggota senat dan prewakilan dari Kemenristekdikti yang telah menghadirkan wakil untuk mengikuti acara pemilihan rektor pada pagi hari ini,” tutur Prof Garuda Wiko.

Prof Garuda Wiko mengatakan, ke depan akan meneruskan program-program yang sudah dimulai oleh Prof Thamrin Usman, dan tentu saja ada tantangan-tantangan baru yang harus dihadapi dan itu akan disusun dalam program di tahun ini.

“Untuk kolaborasi dengan pemerintah daerah, saat ini eranya kolaborasi baik dengan universitas, perguruan tinggi, pemerintah daerah dan pihak swasta itu sangat penting dan itu kunci kemajuan Untan ke depannya. Kami adalah keluarga besar Untan, kami bertekad bersama-sama terus membangun Untan, pemilihan rektor ini adalah sesuatu yang alamiah, sampai pada periodenya memang harus ada pemilihan tetapi itu tidak menimbulkan perbedaan antara kami dan itu adalah rutinitas saja setiap empat tahunan,” ujar Prof Garuda Wiko.

Prof Eddy Suratman menyampaikan, menerima dengan ikhlas hasil yang diraihnya pada pemilihan rektor Untan periode 2019-2023 ini. “Saya menerima kekalahan dengan ikhlas dan sekarang bersiap untuk membantu beliau dengan maksimal untuk memajukan Untan, kita bersatu saja masih sulit apalagi berpecah belah,” ujarnya.

Prof Eddy Suratman berpesan kepada semua pendukungnya untuk membangun peradaban demokrasi dan menerima segala hasil yang diperoleh. “Pendukung saya harus selesai cerita ini, gabung untuk membantu Prof Garuda Wiko, Untan harus membangun peradapan demokrasi yang benar, yang kalah menerima kekalahan, menang memerima kemenangan dan bertanggungjawab untuk menjalankannya, ini adalah pesan demokrasi yang akan berlangsung 17 April, kalau ada yang kalah terimalah kekalahan,” pesan Prof Eddy Suratman.

(Kurniadi/Sukardi)

TIDAK ADA KOMENTAR