PKM Kelompok Ibu-Ibu Rumah Tangga Istri Nelayan Desa Pasir Kabupaten Mempawah

PKM Kelompok Ibu-Ibu Rumah Tangga Istri Nelayan Desa Pasir Kabupaten Mempawah

BERBAGI
Foto: Pelaksanaan PKM berupa pelatihan pembuatan kerajinan tangan berbasis serat daun nanas, pelepah pisang dan daun nipah untuk souvenir objek wisata Mangrove Park Mempawah

Selama kurun waktu 5 bulan sejak bulan Maret hingga Juli 2019 telah dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan tema PKM Kelompok Ibu-Ibu Rumah Tangga Istri Nelayan Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah untuk Mendukung Potensi Wisata Mangrove Park Mempawah.

PKM yang diketuai oleh Ari Hepi Yanti, S.Si., M.Sc dosen Jurusan Biologi FMIPA Universitas Tanjungpura dengan anggota Dr. Nafsiatun, SH., M.Hum dari Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura dijadwalkan berakhir di bulan Oktober 2019.

“PKM ini juga melibatkan beberapa mahasiswa Fakultas MIPA dan Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura dan didanai oleh DRPM Kemenristekdikti tahun anggaran 2019,” ujar Ari Hepi Yanti.

Ari Hepi Yanti menjelaskan kegiatan PKM bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga istri nelayan Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat agar mampu membuat kerajinan tangan berbasis serat daun nanas, pelepah pisang, daun nipah dan olahan makanan berbasis ikan sebagai buah tangan bagi pengunjung Mangrove Park Mempawah.

Foto: Para pelaksana pengabdian (Dr. Nafsiatun, S.H., M.Hum dari Fakultas Hukum Untan dan Ari Hepi Yanti, S.Si., M.Sc dari Fakultas MIPA Untan) bersama ibu Sutiana istri Ketua Kelompok Nelayan Desa Pasir

Kegiatan PKM  bermitra dengan istri-istri nelayan yang tergabung dalam kelompok nelayan Desa Pasir yang diwakili oleh Ibu Sutiana.

“Kegiatan ini akan dilanjutkan hingga bulan Oktober 2019 dengan program pelatihan dan pendampingan manajemen usaha, pemasaran dan permodalan,” tambahnya.

Ari Hepi Yanti juga berharap dengan dilaksanakan PKM ini dapat  memicu potensi Desa Pasir untuk mendukung objek wisata Mangrove Park Mempawah. Kemitraan antara Untan dengan Kelompok Nelayan Desa Pasir akan dilanjutkan dengan program-program pengabdian lainnya sehingga Desa Pasir bisa menjadi desa binaan yang mandiri.

TIDAK ADA KOMENTAR