Untan Hibahkan Mesin dan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Jaya Mandiri

Untan Hibahkan Mesin dan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Jaya Mandiri

BERBAGI

Thetanjungpuratimes.com – Menyadari pentingnya peran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi, Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan selalu mendorong terbangunnya pusat-pusat keunggulan (center of excellence) yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan baik di daerah, nasional, dan global.

Strategi yang dilakukan oleh Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan adalah dengan memberikan kewenangan yang lebih luas dalam pengelolaan penelitian kepada perguruan tinggi salah satunya melalui program disentralisasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada tahun ini Univeristas Tanjungpura (UNTAN), melalui Program pengabdian kepada masyarakat kompetitif nasioanal – Program Kemitraan Masyarakat (PKM)  yang di danai Kemenristek Dikti Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan telah memberikan bantuan mesin-mesin dan peralatan pertanian kepada kelompok tani Jaya Mandiri yang  bergerak di bidang usaha pertanian padi dan diketuai oleh As’Adurrofiq.  Jarak mitra Kelompok Tani Jaya Mandiri dengan Universitas Tanjungpura sekitar ± 14 km, dan untuk mencapai lokasi mitra juga hanya dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua, dikarenakan jalannya yang relatif sempit.

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat kali ini merupakan kolaborasi antara Fakultas Kehutanan dan Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri, dengan ketua Dr. Ir. H. Gusti Hardiansyah, M.Sc., QAM, dengan dibantu Ivan Sujana, M.T., Tri Wahyudi, MT., Dwiyoga Budi Pranoto, S.Hut dan para mahasiswa diantaranya Sandi, Rizki Harlan, Noppi Tri Sudarti, Elza Pertiwi, dan Vira Meisella.

Setelah melakukan diskusi yang panjang dengan  mitra, kemudian dilakukan peninjauan dan analisa di lapangan, terlihat adanya keterbatasan pada kelompok Kelompok Tani Jaya Mandiri tersebut, diantaranya adalah kesulitan dalam kegiatan pengolahan pasca panen padi, akibat mesin perontok padi yang sudah sering rusak. Selain itu, mereka juga sudah beberapa kali mengalami gagal panen diakibatkan oleh gangguan hama yang menyerang tanaman padi mereka.

Berdasarkan hasil diskusi bersama mitra terhadap permasalahan yang mereka dihadapi, Tim PKM sepakat untuk membantu menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Tani Jaya Mandiri, yaitu masalah kebutuhan sarana dan prasarana dengan memberikan bantuan berupa hibah mesin perontok padi, mesin pengupas gabah dan alat penyemprot anti hama. Selain dari bantuan berupa hibah mesin perontok padi, mesin pengupas gabah dan alat semprot anti hama (mistblower).

Tim PKM juga memberikan pelatihan dalam meningkatkan daya tahan tanaman padi dengan cara memanfaatkan pupuk organik dari limbah jerami dan hewan ternak sapi, sehingga diharapkan penerapan IPTEK kepada Mitra dalam pemanfaatan limbah jerami dan hewan ternak sapi menjadi pupuk organik dapat mengurangi biaya-biaya produksi Mitra terkait dalam pengadaan pupuk.

Partisipiasi dan kotribusi mitra Kelompok Tani Jaya Mandiri di dalam kegiatan PKM ini adalah memberikan kontribusi berupa produk padi yang baru di panen, tempat pelatihan dan fasilitas pendukung lainnya, serta ikut secara aktif di dalam pelatihan yang diberikan oleh Tim PKM.

Target luaran dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) bersama mitra Kelompok Tani Jaya Mandiri ini antara lain berupa publikasi hasil kegiatan PKM, peningkatan kualitas dan kuantitas produk pertanian khususnya tanaman padi, peningkatan Iptek dan  inovasi TTG.

TIDAK ADA KOMENTAR