2015 Permasalahan Terhadap Anak di Pontianak Meningkat 150 persen

Pontianak,(thetanjungpuratimescom) – Anggota Komisi D bidang kemasyarakatan DPRD Kota Pontianak Baby nailufa menyatakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Pontianak tahun 2015 meningkat 150 persen jika dibandingkan tahun 2014.

Dirinya mempertanyakan pernyataan pemerintah kota yang menyatakan Pontianak sudah menjadi kota layak anak namun hal tersebut jauh dari kenyataan dilapangan. Baby menegaskan memiliki data kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2015 yang mencapai angka 579 kasus yang tersebar di seluruh kecamatan di kota Pontianak.

“Kenaikan terhadap masalah perempuan dan anak meningkat 150 persen pada tahun 2015 menjadi 579 kasus” ujar Baby saat ditemui di DPRD Pontianak Rabu (6/1).

Untuk itu Baby meminta Pemkot mengevaluasi diri agar lebih serius memperhatikan masalah ini, cari solusi bersama guna mengatasinya. Menurutnya peran pendidikan anak disekolah sangat berpengaruh dalam mencegah masalah ini.

“Kalo kita ingin mengatasi permasalahan ini pembinaan mental harus dilakukan tidak hanya kepada anak tetapi juga terhadap tenaga pengajar atau guru” tutupnya. (dede/dede)

Leave a Reply