Mengaku Adik Kapolda Seorang Oknum Mengancam Pengasuh Ponpes

Bendahara Ponpes Al-Baysuni menunjukan Sms bernada ancaman ke wartawan ( Foto : Dede)

Pontianak,(thetanjungpuratimes.com)-Pengasuh Pondok Pesantren dan Yayasan yatim piatu Al Baysuni yang bertempat di Jalan Petani  Pontianak Kota mengaku resah dengan adanya ancaman dari oknum yang mengaku sebagai adik Kapolda Kalbar.

Bendahara Ponpes Ibnu utomo dalam keterangan persnya minggu siang (10/1), mengatakan telah menerima telepon dan pesan singkat bernada ancaman dari oknum yang mengaku bernama Darul Khair yang meminta uang berjumlah 75 juta rupiah untuk membantu kelancaran dalam menerima bantuan dari Kementerian .

“Saya ditelepon dan mendapatkan sms oleh orang yang mengaku adiknya Kapolda yang berisi nada ancaman” Kata Ibnu.

Ibnu menerangkan kejadian bermula pada bulan November tahun 2015 lalu ketika ada oknum yang datang ke Ponpes tersebut dengan menunjukan data bahwa Ponpes Al Baysuni menerima bantuan dari pihak Kementrian, namun oknum tersebut meminta sejumlah uang ke pihak Ponpes agar proses pencairan dana bantuan itu dapat segera terealisasi.

“Dia datang menawarkan bantuan dengan menunjukan data dari Kementerian,tapi meminta sejumlah uang untuk melancarkan proses bantuan tersebut, namun kami tidak mau karena itu menyalahi aturan” tegas Ibnu.

Kini pihak Ponpes sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Pontianak, Ibnu berharap kasus ini dapat perhatian khusus dari polisi karena menurutnya sangat merugikan nama baik Kapolda Kalbar.

“Saya mohon dengan segala hormat kepada Bapak Kapolda untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini,karena nama bapak sudah dicatut untuk tindak kejahatan untuk menakut-nakuti kami” Pungkasnya. (Dede/dede)

 

Related Posts