Kapolda : Mutasi Jabatan Hal Biasa

Kapolda menyematkan tanda pangkat. FOTO : Yuniar

Pontianak, (thetanjungpuratimes.com) – Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Arief Sulistiyanto menegaskan, mutasi jabatan yang dilakukan di lingkungan Polda Kalbar merupakan hal yang biasa. Hal ini bertujuan, untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran proses organisasi.

“Mutasi jabatan ini diharapkan berjalan secara efektif. Sehingga terjadi peningkatan kualitas kinerja kesatuan, baik dalam bidang pembinaan maupun operasional,” tutur Kapolda Kalbar, Senin (11/1).

Selain itu, juga dapat menumbuhkan semangat pengabdian yang tinggi dalam mengukir prestasi, pada setiap penugasan yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Namun, yang perlu diingat adalah kewenangan hanya bisa didelegasikan kepada pejabat dibawahnya. Tetapi tanggung jawab tidak bisa didelegasikan.

“Artinya, kewenangan dan tugas-tugas kepolisian yang kita emban ini adalah pelimpahan kewenangan dari Kapolri dan secara berjenjang turun kepada pejabat dibawahnya,” papar Kapolda.

Apalagi, jabatan yang disandang merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan yang maha esa.

Kapolda Kalbar berpesan agar dapat menyesuaikan diri dengan jabatan dan lingkungan tugasnya yang baru.

“Ciptakanlah terobosan-terobosan kreatif dalam mendukung tugas dan pekerjaan. Tingkatkan kesiap siagaan kesatuan, personil dan operasional. Sehingga tidak ada lagi istilah kecolongan dalam pelaksanaan tugas,” pungkasnya.

Dalam Sertijab tersebut, jabatan Direktur Lalulintas Polda Kalbar Kombes Pol Drs. Supriyadi diganti dengan Kombes Pol Tulus Iklas Pamoji. Direktur Resnarkoba, Kombes Pol Drs. Hendi Handono diganti dengan Kombes Pol Andi Rian R Djajajdi, SIK. Dan Direktur Sabhara Polda Kalbar, Kombes Pol Badya Wijaya SH, MH diganti dengan Kombes Pol Pulung Rohmadianto, SH. (Slamet Ardiansyah/Yuniar)

Related Posts