Ibas Sebut Revisi UU Terorisme Lebay

Jakarta,thetanjungpuratimes.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menilai usulan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) agar UU terorisme direvisi sangat berlebihan alias lebay.

Rencana revisi Undang-Undang No 15 Tahun 2003 itu, kata Ibas, masih perlu dikaji lebih dalam. Fraksi Demokrat, kata dia, akan mendukung revisi bila memang  diperlukan sebagai payung hukum untuk membasmi terorisme.

“Tapi kalau alasanya insidentil penanganan kewenangan saja, malah itu jadi berlebihan terutama soal HAM. Itu bagian yang akan kita kritisi bersama,” ujar Ibas di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/1/2016).

Selain itu, Ibas mengatakan, BIN telah bekerja maksimal dan tidak kecolongan atas insiden bom Thamrin, Kamis (14/01).

“Sebetulnya warning system yang disampaikan BIN sudah disampaikan ke publik. Bahwa akan ada rencana bom di hari natal dan tahun baru tapi tidak terjadi,” ujar Ibas.

Ke depannya, kata Ibas, BIN harus bisa mengantisipasi lebih jauh mengenai ancaman teror. Ia juga berpesan kepada masyarakat supaya tidak menyalahkan salah satu pihak saja jika teror terjadi.

“Kalau ada pihak-pihak tertentu masih agendakan ya mudah-mudahan bisa diantisipasi lebih lanjut. Jangan sampai kita mengkambinghitamkan seseorang. Kita harus libatkan partisipasi publik agar jadi mata telinga untuk pasang tertentu,” tandasnya.

(Rimanews.com/Dede)

Related Posts