Densus 88 Sita 9 Pucuk Senpi dari 6 Tersangka Teroris

thetanjungpuratimes.com – Pascateror serangan bom Thamrin, tim Detasemen Khusus 88 (Densus) antiteror melakukan pengembangan terhadap dua kelompok teroris atas kasus kepemilikan senjata api (Senpi). Mereka diduga akan melakukan aksi teror kembali, namun polisi dapat mencegahnya.

Badrodin mengatakan, Jumat (22/1), dari penangkapan kelompok satu di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur dan Bekasi, Jawa Barat, enam orang berhasil ditangkap.

Keenamnnya berinisial H alias E alias AJ alias M, SF alias MM, S alias STM alias GD, B alias AM alias BlackBerry WFB alias AU alias AA dan MFS alias F.

“Dari keenam tersangka berhasil disita sembilan pucuk senjata api pabrikan yang akan digunakan untuk amaliyah (teror), serta dukungan terhadap kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso,” bebernya.

Senjata tersebut dibeli dari hasil transferan beberapa kali sebesar Rp1 miliar oleh Bahrunsyah. Sementara sembilan pucuk senpi didapat dari enam orang yang dibon dari LP Tangerang sebanyak lima narapidana dan satu narapidana LP Nusakambangan.

“Inisial enam tersangka AP, EBN alias N, Z, W alias HN, QM dan SA alias B. Dua kelompok ini tidak berhubungan langsung tetapi melalui perantara,” jelasnya.

Badrodin mengatakan, total yang berhasil ditangkap terduga teroris sebanyak 18 orang yang terdiri dari enam tersangka bom Thamrin dan 12 orang tersangka atas kasus kepemilikan senjata api.

“Masih ada yang belum tertangkap masih lidik dan sidik pelaku bom Thamrin,” pungasnya. (rimanews.com/Yuniar)

Related Posts