Jenazah TKW Meninggal 2015 Dipulangkan ke Purwakarta

Purwakarta, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memulangkan jenazah tenaga kerja wanita asal daerah tersebut, Nurhayati, yang meninggal di Dubai pada November 2015.

“Kami sudah menerima jenazah anak kami yang meninggal di Dubai,” ujar Hendi, salah seorang kerabat Nurhayati di Purwakarta, Jumat (22/1).

Tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Malangnengah, Kecamatan Sukatani, Purwakarta yang dipulangkan ke kampung halamannya dengan menggunakan anggaran pemerintah daerah setempat itu langsung dimakamkan di salah satu pemakaman umum setempat.

Nurhayati sendiri meninggal di Dubai pada 3 November 2015. Tetapi pihak keluarga di Purwakarta baru baru mengetahui Nurhayati meninggal pada akhir tahun 2015.

Menurut dia, selama ini pihak keluarga sebenarnya sudah pasrah dan merelakan Nurhayati dimakamkan di Abu Dhabi. Tetapi Pemkab Purwakarta membantu kepulangan jenazah Nurhayati.

Di Dubai, Nurhayati bekerja sebagai tenaga kerja informal. Ia berangkat ke Dubai secara secara illegal, karena keberangkatannya tidak terdata di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Purwakarta.

“Nurhayati berangkat dari Karawang, bukan dari Purwakarta,” kata dia.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengaku mengeluarkan anggaran sekitar Rp50 juta untuk membantu kepulangan jenazah Nurhayati.

Ia mengatakan, sejak tahun 2009 Pemkab Purwakarta sebenarnya sudah melarang warganya untuk bekerja ke luar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia. Sebab resiko bekerja di luar negeri cukup besar.

“Kita memang melarang warga Purwakarta berangkat ke luar negeri menjadi TKI. Tetapi kita tetap membantu memulangkan jenazah Nurhayati, TKW yang meninggal di Dubai, karena ini atas dasar kemanusiaan,” kata dia. (rimanews.com/Yuniar)

Related Posts