Jumlah Perkara di Jateng yang Terpantau KY Naik Tiga Kali Lipat

Semarang, thetanjungpuratimes.com – Jumlah perkara yang dipantau Kantor Penghubung Komisi Yudisial Wilayah Jawa Tengah selama 2015 mengalami peningkatan tiga kali lipat dibanding 2014.

“Selama 2015 ada 13 perkara yang menyita perhatian publik yang kami pantau,” kata Koordinator Kantor Penghubung Komisi Yudisial Wilayah Jawa Tengah Fery Fernandes di Semarang, Sabtu (23/1).

Jumlah tersebut, kata dia, meningkat dibanding pantauan selama 2014 yang hanya empat perkara.

Sejumlah perkara yang cukup menyita publik tersebut antara lain gugatan izin lingkungan pembangunan pabrik semen di Pati serta sengketa hak pengelolaan lahan di sekitar kawasan PRPP Jawa Tengah.

Bahkan, kata dia, perkara penganiayaan remaja perempuan di Bantul, Yogyakarta, juga tidak luput dari pantauan.

Ia menuturkan tidak hanya perkara pidana dan perdata yang dipantau, namun juga persidangan di pengadilan agama.

Menurut dia, laporan maupun konsultasi seputar dugaan pelanggaran hakim dalam persidangan cukup banyak yang masuk.

Pada 2015, kata dia, tercatat sebanyak 30 laporan maupun konsultasi, naik dibanding tahun sebelumnya sebanyak 17 laporan/ konsultasi.

Meski demikian, lanjut dia, tidak semua laporan yang masuk tersebut ditindaklanjuti dengan pemantauan persidangan.

“Laporan harus disertai bukti yang mendukung. Kalau benar terbukti, akan diteruskan ke pusat,” katanya. (rimanews.com/Yuniar)

Related Posts