Lakukan Kejahatan Untuk Nafkahi Keluarga

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Para pelaku komplotan penguras ATM yang ditangkap tim Jatanras Polresta Pontianak, mengaku jika hasil dari kejahatannya untuk menafkahi keluarga mereka.

Pengakuan, Pieter Gosti ketika ditemui di Polresta Pontianak, dirinya terpaksa melakukan perbuatannya, karena terdesak ekonomi usai rumahnya terbakar, sementara harus menghidupi keempat anaknya.

Sedangkan Chandra mengaku, ia bertugas sebagai penerima uang hasil kejahatan dari para korbannya. Setelah diambil uangnya, kemudian rekening atau ATM dimusnahkan, kemudian menggunakan rekening lain lagi.

Menurutnya, ATM atau rekening didapatnya dari seseorang yang memang sudah bekerjasama.

“Dari setiap uang yang didapat, misalnya 10 juta saya dapat satu juta. Selain itu saya juga berperan untuk mencari calon korban,” ujarnya.

Wakapolresta Pontianak, AKBP, Veris Septiansyah menyebutkan kalau pelaku tetap bersalah, walaupun alasannya untuk memenuhi kebutuhan. (Faisal/Yuniar)

Related Posts