PDIP Tunjuk TB Hasanuddin Pimpin Komisi I DPR

thetanjungpuratimes.com – Fraksi PDIP menunjuk kader mereka TB Hasanuddin menjadi pimpinan Komisi I DPR. Penunjukan ini merupakan bagian dari rotasi
jatah PDIP untuk mengisi posisi pimpinan di Alat Kelengkapan Dewan (AKD), seperti Komisi I, Komisi X, Badan Badan Legislasi, dan Badan Kerjasama Antar Parlemen.

“Ada empat AKD yang belum terisi dan akan diselesaikan di kepemimpinan Pak Ade Komaruddin,” kata Wakil Ketua Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Hendrawan menjelaskan, pengisian kader PDIP di empat AKD itu merupakan kesepakatan yang sudah diputuskan antar fraksi pada 17 November 2014. Surat pengisian pimpinan AKD itu tinggal menunggu pelantikan oleh Pimpinan DPR.

Menurut Hendrawan, pengisian posisi baru itu sempat terkatung-katung karena berdasarkan kesepakatan, untuk mengisi AKD harus ada fraksi yang menarik anggotanya di pimpinan.

“Kesepakatan itu kurang tersosialisasi, untuk isi AKD harus ada fraksi yang menarik anggotanya di pimpinan dalam hal ini Demokrat harus narik di Baleg dan PAN di BKSAP,” ujarnya.

Surat pengisian empat kader PDIP itu bernomor 23/F-PDIP/DPR-RI/I/2016 disebutkan menindaklanjuti kesepakatan Rapat Konsultasi Pimpinan DPR dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi pada tanggal 17 November 2014 tentang alokasi pimpinan komisi-komisi dan badan-badan DPR yang baru terealisasi sebagian.

FPDIP mengajukan TB Hasanuddin sebagai Wakil Ketua Komisi I, Utut Adianto sebagai Wakil Ketua Komisi X, Arif Wibowo sebagai Wakil Ketua Baleg, dan Juliari P. Batubara sebagai Wakil Ketua BKSAP. Surat itu ditanda tangani oleh Sekretaris FPDIP Bambang Wuryanto per tanggal 26 Januari 2016.

Fraksi PDIP menunjuk kader mereka TB Hasanuddin menjadi pimpinan Komisi I DPR. Penunjukan ini merupakan bagian dari rotasi jatah PDIP untuk mengisi posisi pimpinan di Alat Kelengkapan Dewan (AKD), seperti Komisi I, Komisi X, Badan Badan Legislasi, dan Badan Kerjasama Antar Parlemen.

“Ada empat AKD yang belum terisi dan akan diselesaikan di kepemimpinan Pak Ade Komaruddin,” kata Wakil Ketua Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Hendrawan menjelaskan, pengisian kader PDIP di empat AKD itu merupakan kesepakatan yang sudah diputuskan antar fraksi pada 17 November 2014. Surat pengisian pimpinan AKD itu tinggal menunggu pelantikan oleh Pimpinan DPR.

Menurut Hendrawan, pengisian posisi baru itu sempat terkatung-katung karena berdasarkan kesepakatan, untuk mengisi AKD harus ada fraksi yang menarik anggotanya di pimpinan.

“Kesepakatan itu kurang tersosialisasi, untuk isi AKD harus ada fraksi yang menarik anggotanya di pimpinan dalam hal ini Demokrat harus narik di Baleg dan PAN di BKSAP,” ujarnya.

Surat pengisian empat kader PDIP itu bernomor 23/F-PDIP/DPR-RI/I/2016 disebutkan menindaklanjuti kesepakatan Rapat Konsultasi Pimpinan DPR dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi pada tanggal 17 November 2014 tentang alokasi pimpinan komisi-komisi dan badan-badan DPR yang baru terealisasi sebagian.

FPDIP mengajukan TB Hasanuddin sebagai Wakil Ketua Komisi I, Utut Adianto sebagai Wakil Ketua Komisi X, Arif Wibowo sebagai Wakil Ketua Baleg, dan Juliari P. Batubara sebagai Wakil Ketua BKSAP. Surat itu ditanda tangani oleh Sekretaris FPDIP Bambang Wuryanto per tanggal 26 Januari 2016.

(Rimanews.com/Dede)

Related Posts