Alasan Bertahan Membeli Iphone

thetanjungpuratimes.com – Tidak bisa dipungkiri pengguna Android sangatlah banyak. Setiap orang yang Kamu temui di tempat kerja atau tempat umum, pasti banyak yang menggunakan smartphone Android. Bahkan, sekarang Android sudah bisa dirasakan di PC lewat Remix OS.

Tapi, seiring semakin maraknya pengguna Android dan dominasinya di pasar smartphone, masih banyak orang yang menggunakan iPhone. Nah, ini dia alasan orang masih membeli iPhone, bukan Android.

Sebelumnya Jaka pernah membuat artikel Alasan Kenapa Harus Menggunakan Android Dibanding iOS. Nah, kali ini giliran Jaka ingin membagikan alasan kenapa orang masih ada yang membeli iPhone di tengah semaraknya Android.

1. Celah Keamanan

Konon kabarnya, keamanan iPhone sangatlah tinggi. Itulah sebabnya bagi mereka yang sangat aware dengan keamanan data yang tersimpan di smartphonenya akan menjadi alasan beli iPhone. Dan bukan rahasia jika Android dikenal sebagai smartphone yang rentan memiliki celah keamanan, apalagi jika Android kamu sudah root.

Meski demikian, Android termasuk platform yang cepat tanggap menambal celah keamanan di sistem operasinya. Saat Android butuh waktu 8 hari untuk menambal celah keamanan, Apple butuh waktu 12 hari untuk menambalnya. Menurut Jaka, baik Android atau iOS lebih aman daripada komputer, dan masing-masing memiliki kelemahan serta kelebihan.

2. Ancaman Malware

Pengguna Android memang diuntungkan dengan kemudahan install aplikasi dan banyaknya pilihan toko aplikasi untuk men-download beragam aplikasi untuk Android kamu. Namun, banyaknya toko aplikasi ini justru menjadi gudang virus dan malware, karena aplikasi yang diinstal tidak berasal dari sumber yang tidak terpercaya. Berbeda dengan iPhone yang hanya bisa mendownload aplikasi dari App Store, dan aplikasi yang masuk telah dikurasi dengan baik. Jadi, dijamin lebih aman. Tak heran jika isu keamanan ini membuat orang lebih memilih iPhone dibanding Android. Rentannya ancaman malware di Android menjadi alasan beli iPhone selanjutnya.

3. User Interface dan Experience

Pernahkah kamu menggunakan iPhone? Jika iya, maka kamu akan menemukan tampilan dan cara penggunaan yang sama baik itu di iPhone 4, iPhone 5 atau iPhone 6. Tidak perlu bingung dengan cara penggunaannya lagi. Berbeda dengan Android yang diproduksi oleh banyak vendor, tampilan User Interface antar vendor pasti berbeda. Ada Stock UI, MIUI, VIBE UI, dan lainnya yang berbeda satu sama lainnya.

Belum lagi fungsi tombol akses di Android yang juga berbeda, sehingga kadang cara screenshot di Android pun berbeda-beda. Bahkan, cara mengakses recent apps antar Android pun selalu berbeda. Nah, untuk orang yang ogah pusing, pasti lebih memilih iPhone.

4. Terlalu Banyak Nama Versi Android

Siapa yang hapal urutan nama Android dari versi awal hingga terbaru? Dari versi Alpha atau Android Apple Pie, hingga Android Marshamallow yang terbaru, mampukah kamu menyebutkannya? Saking banyaknya versi Android, banyak pengguna Android sendiri yang bahkan bingung apa bedanya Android versi satu dengan versi yang lain. Bahkan, ada kalanya satu aplikasi atau game tidak support untuk sistem operasi Android tertentu. Karena tidak ingin bingung oleh banyaknya macam nama Android dan pusing dengan kompatibilitas perangkatnya, beberapa orang lebih memilih membeli iPhone dibanding Android.

5. Dukungan Update Sistem Operasi

Tahukah kamu, bahwa iPhone 5 yang dibekali dengan sistem operasi iOS 6 itu masih support untuk di-upgrade ke iOS 9.2? Ini membuktikan bahwa Apple masih tetap memberikan dukungan update sistem operasi terbaru, bahkan untuk perangkat yang sudah lama sekalipun. Dan semuanya bisa dilakukan tanpa harus Jailbreak.

Belum lagi dukungan update sistem operasi dilakukan Apple secara merata dan sekaligus. Maka tak heran jika iOS 9 yang diperkenalkan hampir bersamaan dengan Android Marshmallow 6.0 telah digunakan hampir lebih dari 75 % penggunanya. Sementara Android Marshmallow yang diperkenalkan pada bulan September 2015 baru diserap sedikit perangkat Android. Kecuali Kamu menggunakan Nexus.

Pada smartphone Android rata-rata hanya mendapatkan maksimal 2 kali update dukungan sistem operasi. Meski demikian, beberapa vendor memang masih tetap menyediakan dukungan update terbaru, tapi tidak lagi menjadi prioritas. Namun, jika kamu menggunakan Android yang sudah di-root, kamu bisa menggunakan Android terbaru dengan menggunakan custom ROM.

6. Sistem Operasi Lebih Efisien

Disadari atau tidak, banyak program di Android justru membuat smartphone yang Kamu gunakan menjadi berat. Bahkan RAM 3 GB pun akan selalu kurang di Android. Itu karena manajemen sistem operasi Android belum seefisien sistem operasi yang digunakan iPhone. Itulah mengapa iPhone hanya butuh RAM 1 GB sementara Android sudah lebih dulu menggunakan RAM 3 GB. Meski sekarang iPhone pun sudah mulai menggunakan RAM 2 GB, tapi Android sudah menggunakan RAM 4 GB.

7. Aplikasi Selalu Lebih Dulu Ada di iPhone

Memang bukanlah hal yang terlalu menjadi masalah saat aplikasi menarik lebih dulu ada di iPhone, karena kadang kala ada aplikasi menarik yang lebih dulu ada di Android. Cuma Kamu tak bisa memungkiri, bahwa banyak aplikasi menarik justru awalnya ada di iOS lebih dulu. Seperti Instagram, Path, Facebook’s Paper, Facebook’s Moment, dan Periscope. Dan sekarang, aplikasi Clash Royale besutan Supercell pun masih secara eksklusif tersedia bagi pengguna iOS saja.

Bahkan tak jarang, aplikasi yang sudah ada di Android pun, saat ada fitur baru selalu menghampiri pengguna iOS lebih dulu. Seperti fitur broadcast dari GoPro yang hanya ada untuk Periscope di iPhone, atau menghubungkan Nike+ dengan akun Path. (Suara.com/Yuniar)

Related Posts