Golkar Ibarat Suami-Istri Minta Cerai, Kata Menteri Yasonna

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjelaskan keputusannya memperpanjang Surat Keputusan (SK) Partai Golkar hasil kepengurusan Riau. Alasannya, karena dia ingin menyelesaikan dualisme kepengurusan di partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Sekarang ternyata baik pak ARB atau Pak Agung sama-sama mendukung bagaimana menyelesaikan kepengurusan ini dengan baik melalui Munas,”ujar Yasonna di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (03/02/2016).

Yasonna membantah jika keputusannya tersebut dikarenakan berlambang pohon beringin itu sudah mendeklarasikan untuk bergabung dengan pemerintah Jokowi-JK.

Ia mengibaratkan dualisme Golkar layaknya sebuah keluarga. “Itu ibarat kalau suami istri bekerja, lalu berkelahi minta cerai. Lebih bagus jangan cerai kita buat rujuk,” tandasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (26/1) lalu, Menkumham Yasonna Laoly memperpanjang SK Partai Golkar hasil Munas Tahun 2009. Yasonna mengatakan penerbitan SK itu bersifat sementara sampai pelaksanaan Munaslub.

(Rimanews.com/Dede)

Related Posts