Lampion Raksasa Target Pecahkan Rekor MURI

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, saat ini sedang membuat lampion berukuran raksasa, di Stadion Kridasana dengan ukuran 8 x 8 meter.

Aphin Sudirman dari pihak panitia menjelaskan, lampion raksasa ini nantinya akan berada di atas dengan posisi menggantung, dengan ketinggian sekitar 2 meter sampai 2,5 meter.

Bahan yang digunakan sendiri adalah besi dan kain merah sepanjang 250 meter dan di perkirakan akan menghabiskan biaya kurang lebih Rp60 juta. Lampion raksasa ini sendiri dikerjakan oleh 10 orang pekerja lokal. Setelah proses pengerjaan selesai lampion raksasa ini akan dipasangi lampu hingga 100 watt.

“Supaya suasananya hidup, akan dibantu dua buah lampu tembak,” jelasnya.

Aphin menyebutkan, tujuan dari dibuatnya lampion raksasa itu, agar para pengunjung benar-benar menikmati suasana Imlek dan Cap Go Meh di kota Singkawang.

” Supaya pengunjung tidak kecewa, maka kita buatlah lampion raksasa,” katanya.

Selain itu target dari  pembuatan lampion raksasa ini adalah untuk mencetak sejarah di Museum Rekor Indonesia (MURI).

” Semoga saja, apa yang dilakukan panitia, bisa mencapai target memecahkan rekor MURI tersebut,” harapnya.

Selain membuat lampion raksasa, dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh kali ini pihak panitia juga sudah menyiapkan sejumlah ornamen khas Imlek di stadion Kridasana Singkawang.

(Mizar/Dede).

Related Posts