Kapolda Kalbar Sampaikan Arahan Presiden dan Kapolri

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kapolda Kalbar, Brigjen Pol. Arief Sulistyanto menyampaikan amanat dari Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat mengikuti Rapim Pori 2016.

Menurutnya, arahan dari presiden adalah selalu tingkatkan kualitas kerja, dan daya saing dalam menghadapi MEA, serta percepatan deregulasi.

“Pak presiden juga memberikan apresiasai dalam penanganan teror bom di jalan Thamrin, Jakarta,” ujar Arief.

Selain itu, kata Arief, Presiden memberikan atensi khusus terkait peristiwa kebakaran hutan dan lahan, bahkan Presiden menegaskan akan mencopot Kapolda dan Pangdam apabila musibah kebakaran hutan dan lahan terulang kembali, karena akibat karhutla sektor ekonomi mengalami penurunan sebesar 0,2 persen.

“Polri dan TNI harus mendukung program pemerintah terutama di bidang ekonomi. Selain itu juga tindak tegas harga barang di pasar, dan antisipasi penimbunan barang,” ucap Arief mengutip perintah Presiden.

Presiden juga, kata Arief mengintruksikan untuk mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan, hentikan penyeludupan lintas negara, tidak ada pungli kepada masyarakat, monitor harga pasar, lakukan proactive policing, serta kuasai dan manfaatkan sistem teknologi informasi.

Selain arahan dari Presiden, Kapolda juga menyampaikan arahan dari Kapolri yang berharap konsistensi dan komitmen, perkuat terus solidaritas internal polri, lakukan evaluasi kinerja satuan, cermati isu-isu aktual yang berkembang di masyarakat, antisipasi terorisme, lakukan peningkatan kinerja, hindari terjadinya pungli, korupsi, penyalahgunaan wewenang, sikap arogan dan juga penegakan hukum yang berkeadilan.

“Pak Kapolri meminta kita tingkatkan kepercayaan masyarakat, mantapkan sinergitas nasional dengan kementerian dan lembaga termasuk TNI, serius dan sungguh-sungguh, dan melanjutkan dan memantapkan RBP, serta tidak boleh ada judi,” tegasnya.

(Faisal/Dede)

Related Posts