Aplikasi ANGKUTS, Solusi Persoalan Sampah Kota Pontianak

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Satu lagi karya membanggakan berhasil dibuat oleh salah satu mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Pontianak.

Adalah Muhammad Hafiz Waliyuddin, mahasiswa semester akhir Fakultas Teknik Jurusan Teknik informatika Universitas Tanjungpura ini telah berhasil membuat sebuah aplikasi android bernama ANGKUTS yang digadang-gadang dapat menjadi sebuah solusi dalam mengatasi persoalan sampah khususnya di kota Pontianak.

Mahasiswa yang juga Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) teknik ini mengaku, sangat prihatin dengan permasalahan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) atau tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Pontianak yang bisa mencapai 300 ton perharinya.

Untuk itulah dirinya tergerak untuk membuat aplikasi yang dinilainya dapat memberikan solusi untuk menangani permasalahan sampah ditengah masyarakat.

“Saya membuat aplikasi ini, sebagai aplikasi penjemput sampah. Jadi saya terinsiprasi dari perusahaan ojek online seperti di Jakarta tetapi ini berbeda, ini konsepnya mirip dengan bank sampah tetapi disini kita yang menjemput bola,” kata Hafiz, Jum’at (5/2) siang.

Hafiz mengatakan, ide untuk membuat aplikasi ini sudah ada sejak tahun 2013 lalu, namun baru dapat terealisasi sekarang.

“Saya disini hanya sebagai mengenalkan dulu Angkuts itu apa, jadi Angkuts itu sebuah mobile dengan aplikasi android. Tujuan saya buat aplikasi ini memang lebih ingin meningkatkan taraf pemulung dengan adanya angkut ini jadi mereka nanti mau saya rekrut seperti si Jack yang mendapatkan gaji hingga Rp 6 juta perbulan,” ujarnya.

Jadi, Kata Hafiz, dengan adanya aplikasi Angkuts nanti masyarakat bisa memilah sampah organik dan non organik, dan pihaknya yang akan menjemput sampahnya. Saat ini, tambah Hafiz, dirinya lagi menyiapkan proses tahap kedua yaitu menyiapkan infrastruktur dan tahap ketiga kita baru akan meluncurkan aplikasi tersebut.

“Saya berharap semoga aplikasi ini bisa tersebar luas, biar masyarakat tau jika nanti akan ada aplikasi Angkuts. Sehingga masyarakat juga bisa mendapatkan keuntungan seperti kita mengambil sampah dan kita juga yang akan membayar sampah itu,” pungkasnya.

(Monika/Dede)

Related Posts