Jelang Imlek Harga Sembako di Ketapang Naik

Ketapang, thetanjungpuratimes.com– Menjelang tahun baru imlek kenaikan harga komoditi barang mulai tampak terjadi di sejumlah pasar tradisional di kabupaten Ketapang.

Seperti harga daging sapi yang sebelumnya Rp110 ribu kini naik menjadi Rp125 ribu perkilonya. Kenaikan tidak saja terjadi pada harga daging sapi, bawang merah yang biasanya 45 ribu rupiah untuk satu kilogramnya, kini melonjak menjadi 55 ribu rupiah. Begitu juga dengan cabe keriting merah yang ikut meroket hingga 20 persen dari harga normal yakni 75 ribu rupiah perkilogram.

Keluhanpun mulai di lontarkan sejumlah pedagang yang sehari-hari berjualan barang komoditi tersebut, salah satunya adalah Rudiah, yang mengaku bingung dengan kenaikan harga yang cukup drastis tersebut.

“Bingung juga kok barang ni naiknya cukup tinggi apalagi kalau dekat-dekat hari besar,” ujarnya ketika ditemui di pasar Rangga Sentap.

Tidak hanya pedagang yang mulai resah dengan melonjaknya harga-harga tersebut, para pedagang bakso yang menggunakan daging sapi untuk baksonya juga mengaku keberatan dengan naiknya harga daging sapi saat ini.

“Saya harap dinas terkait bisa mengatasi lonjakan harga inilah, meskipun tak dapat dimungkiri permintaan meningkat harga juga ikut naik,” kata Muji salah seorang pedagang bakso, Sabtu (6/2) pagi.

Sementara itu, Sabtu (6/2) pagi, Dinas perindustrian dan perdagangan ketapang bersama instansi terkait melakukan inspeksi mendadak ( sidak) dalam rangka pemantauan sejumlah harga kebutuhan pokok jelang Imlek di pasar tradisional yang ada di kabupaten Ketapang.

(Raden Asmun/Dede)

 

Related Posts