Terkait Gafatar, Ini Kata Kapolda Kalbar

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Arief Sulistyanto menerangkan kalau proses penyelidikan terhadap 10 anggota Gafatar yang diamankan beberapa waktu lalu masih berjalan.

“10 orang anggota Gafatar itu sudah dimintai keterangan dan hasil dari keterangannya dikirim ke Mabes Polri untuk didalami,” ujar Arief usai memimpin gelar pasukan operasi liong Kapuas 2016, Sabtu (6/2) pagi.

Menurutnya, kalau proses awal munculnya Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terjadi di luar Kalbar, dan wilayah Kalimantan Barat itu hanya menjadi kawasan tempat hijrahnya saja. Di contohkan Arief, seperti orang yang mencuri mobil, yang pencuriannya terjadi di pulau Jawa, kemudian mobil curian itu dibawa ke Kalbar dan dipakai terus tertangkap.

“Untuk itu, karena terjadi di Jawa bukan di Kalbar, itulah yang kita lakukan, karena orang  Gafatar ini ada di beberapa wilayah di Indonesia, maka di tangani langsung oleh Mabes Polri,” jelasnya.

Sementara itu terkait dengan aset milik Gafatar yang ada, pihaknya sangat mendukung pemerintah daerah untuk melakukan pengamanan aset tersebut.

Arief mengatakan saat ini aset anggota Gafatar yang ada di Mempawah sudah diinvertarisir oleh Pemkab Mempawah.

“Di Mempawah ada 100 sepeda motor, enam ekor lembu, serta beberapa pakaian yg sdh dikumpulkan semuanya oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

 (Faisal/Dede)

Related Posts