Pemadaman Listrik, PLN Minta Maaf

Lampung, thetanjungpuratimes.com – Manajemen PT PLN Distribusi Lampung meminta maaf kepada masyarakat atas pemadaman aliran listrik di daerah itu dalam beberapa hari terakhir.

PT PLN Distribusi Lampung menyebutkan, pemadaman terjadi akibat gangguan transmisi jalur Baturaja-Bukit Kemuning pada Sabtu (6/2) pukul 06.00 WIB. Gangguan sistem kelistrikan di Lampung itu disebabkan kerusakan peralatan di Transmisi Baturaja-Bukit Kemuning karena sambaran petir.

Menurut I Ketua Dharpa, Deputi Manager Hukum dan Humas PT PLN Distribusi Lampung, hal itu mengakibatkan beberapa pembangkit besar tenaga uap (PLTU) dan listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Lampung mengalami gangguan agak parah, seperti Sebalang 1, Sebalang 2, Tarahan 3, Ulubelu 1, dan Ulubelu 2.

Saat ini, kemampuan pembangkit yang tersedia hanya sekitar 310 MW, sedangkan transfer dari Sumbagsel hanya sekitar 200 MW. Prediksi pemadaman pada malam hari terjadi sekitar 140 MW. Dampaknya sebagian Provinsi Lampung mengalami padam aliran listrik.

PLN setempat saat ini sedang berupaya keras supaya kondisi kelistrikan kembali normal.

“Adapun saat ini kondisi sudah berangsur pulih,” kata I Ketut Dharpa, Senin (8/2).

Daya mampu listrik di Provinsi Lampung dari pembangkit yang ada maupun transfer interkoneksi Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dalam kondisi normal rata-rata sekitar 865 MW.

Jumlah itu berasal dari pasokan pembangkit di Lampung sebesar 540 MW dan transfer interkoneksi sebesar 325 MW.

Pihak PT PLN Distribusi Lampung menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyaman pelayanan tersebut, dan menegaskan akan tetap berupaya untuk percepatan penormalan kembali.

“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanannya akibat dari gangguan sistem yang terjadi pada beberapa waktu terakhir,” kata Ketut Dharpa. (Rimanews.com/Yuniar)

Related Posts