Dorong Masyarakat Penuhi Administrasi Kependudukan

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Koalisi perempuan Indonesia cabang Pontianak, menggelar dialog bertema kebijakan daerah administrasi kependudukan dan catatan sipil kota Pontianak, yang turut dihadiri Wakil wali kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Rabu (10/2) pagi.
Edi Rusdi kamtono menyampaikan, bahwa Pemkot turut berperan dalam kebijakan daerah terkait administrasi kependudukan dan catatan sipil dengan mendorong dan membantu pemberdayaan ibu-ibu, terutama ibu rumah tangga.
“Peran kita disini untuk membantu memperdayakan ibu-ibu rumah tangga yang keluarganya berpenghasilan rendah secara ekonomi, pendidikan, dan sumber daya manusia (SDM),”katanya.
Sementara itu, Sekretaris Koalisi Perempuan Indonesia cabang Pontianak, Desy Khairini mengatakan, pihaknya hanya membantu program pemerintah dalam melakukan pelayanan percepatan pendataan kebijakan administrasi kependudukan dan catatan sipil untuk memenuhi hak-hak dasar masyarakat memilki dokumen dasar yang paling khusus adalah Kartu Tanda Penduduk.
“Kota Pontianak itu sebenarnya untuk akses layanan percepatan kependudukan itu sudah sangat baik, hanya yang harus ditekankan itu adalah kesadaran masyarakatnya itu sendiri untuk mau mengurus sendiri dan mengikuti prosedur hanya masyarakat kita itu kadang-kadang tidak mau mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan mereka maunya instan dan akhirnya harus dititipkan dengan orang lain, akibatnya mereka harus bayar padahal sebenarnya tidak ada pemungutan biaya apapun,” ujarnya.
Desy Khairini menambahkan, jika mereka tidak mempunyai KTP maka akan banyak resiko dan kendala  yang diterima, seperti susahnya saat ingin memasukan anak ke sekolah, serta hak perlindungan sosial dari pemerintah misalnya untuk mengurus beras miskin, sekolah anak yang tidak mampu, dan mendaftarkan diri ke BPJS kesehatan.
“Kami berharap kedepannya semoga kami bisa membantu pemerintah untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa melengkapi dokumen dasar kependudukan dan catatan sipil itu sangat diperlukan dan kami bisa menfasilitasi dan membantu masyarakat dalam mengakses akte cerai dan akte nikah mereka sehingga mereka mengerti,” harapnya.
(Monika/Dede)

Related Posts