F-MIPA Gelar Seminar Bertema Green Chemistry

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Himpunan mahasiswa fakultas MIPA menggelar seminar nasional yang bertema “Green Chemistry, Peranan dan aplikasi dalam mewujudkan keberlangsungan masa depan Indonesia,” bertempat di Aula Rektorat Universitas Tanjungpura, Jum’at (19/2) Siang.

Pemateri disampaikan langsung oleh 2 orang narasumber yaitu Prof. Dr. H. Thamrin Usman DEA dengan tema Green Chemistery and Suitable Energy for the Bright Future dan Dr. Irdhawati S,Si, M, Si. Dengan tema Application green chemistery of waste management for Indonesian green and health environment.

Sebagai narasumber yang pertama Prof. Dr. H. Thamrin Usman DEA mengatakan, Green Chemistry ini sesungguhnya telah memberikan inspirasi di semua bidang yang sekarang kita sudah kenal dengan yang namanya green ekonomi atau ekonomi hijau tentu dengan maksud menyikapi ide besar dari masyarakat dunia yang sekarang sedang ketakutan dan mungkin termasuk kita .

“Dengan ketakutan-ketakutan kita sehingga munculah pemikiran-pemikiran yang berkaitan dengan bagaimana menjaga supaya didunia ini tetap enak di tempati dan saya bersyukur sejak tahun 1992 sampai 1997 saya sedang berada di Perancis untuk menyelesaikan S2 dan S3 dan saya sudah masuk dengan isu Green Chemistry dibidang sintesis organik,” Katanya.

Dalam paparannya Thamrin juga mengatakan, lebih khusus kalau yang namanya sintesis itu selalu bermain di katalisator, temperature, tekanan, dan sebagainya dan itu parameter yang selalu menjadi perhatian orang sintesis organik.

“Oleh sebab itu sejak tahun 1992 apa yang saya lakukan itu dan kebetulan saya masuk didalam group masyarakat Eropa  yang mengantisipasi global change dan saya masuk dalam kelompok para peniliti yang sedang berusaha untuk menemukan produk2-produk alternatif  yang memilki sifat renewable dan environement friendly,” ujarnya.

Lanjut Thamrin, masyarakat dunia akhirnya menemukan alternatif yaitu vegetable oil, kenapa pilihannya itu, karena minyak nabati mengandung karbon oksigen hydrogen artinya ada kesesuian dan kesamaan.

“Saya memberikan beberapa alternatif dengan melakukan sintesis, karena saya lihat energi alternatif itu penting maka pada hari ini kita memfokuskan hal itu pada seminar hari ini,” tuturnya.

(Monika/Dede)

 

Related Posts