Ketua KPK Ancam Mundur, Fahri: Mungkin Agus Frustasi

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku tak begitu mengerti perihal keinginan mundur Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo apabila UU Nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK tetap direvisi. Baginya, persoalan revisi itu berada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dari awal saya minta proposal pemberantasan korupsi seharusnya diajukan presiden sebagai yang dipilih rakyat indonesia untuk menegakan hukum terhadap semua kasus, termasuk korupsi,” kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/2).

Lebih jauh, menurutnya, Presiden lah yang seharusnya bertanggungjawab penuh mengenai pemberantasan korupsi. Sebab, sejak awal, masyarakat berharap Presiden yang mampu memberantas korupsi.

“Bukan Agus Rahardjo, tapi Jokowi-JK. Mereka yang harus keluar konsepnya begini lho. Karena rentang kekuasaan presiden lebih besar dari pada lembaga lain,” kata Fahri.

Oleh karena itu, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, Agus bimbang dalam mengelola lembaga antirasuah tersebut.

“Saya mengerti, mungkin Agus frustasi dan tidak bisa me-manage itu,” ujar Fahri.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengancam bakal mundur dari jabatannya apabila UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang lembaga antirasuah yang kini dipimpinnya direvisi.

“Saya pribadi bersedia mengundurkan diri kalau revisi ini tetap dilakukan. Saya yang pertama akan mengundurkan diri,” kata Agus dalam diskusi bertajuk ‘Tokoh Lintas Agama Melawan Korupsi’ di gedung Muhammadiyah, Menteng Jakarta, Minggu (21/2).

(Rimanews.com/Dede)

Related Posts