M.Zeet: Peringkat IPM Kita Masih Belum Bergerak

Pontianak, thetanjungpuratimes.com– Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi peningkatan Indeks pembangunan sumber daya manusia, Rabu (24/2).

Sekda Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie dalam paparanya mengaku bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) Kalbar masih belum bergerak dari peringkat 29 nasional dengan poin 64,89.

M.Zeet mengatakan memang sulit untuk meningkatkan IPM dikarenakan banyak faktor yang menjadi tolok ukur penilaian. Seperti kualitas pendidikan, tingkat kematian bayi, serta peningkatan produk domestik ekonomi bruto (PDEB) suatu daerah.

“Peningkatan IPM itu terkait dengan Holistic faktor yang ada di suatu daerah, oleh karena itu untuk membangun IPM tidak bisa parsial artinya harus dilakukan menyeluruh,” ujarnya.

Sementara itu, lanjutnya, Pemprov Kalbar akan terus mendorong untuk peningkatan kualitas IPM, dan itu semua telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016, yaitu dengan peningkatan sarana infrastruktur pembangunan serta kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Semuanya akan didorong melalui SKPD, tapi menurut saya semua tidak akan terjadi secara serta-merta dan membutuhkan waktu yang lama untuk merubah IPM tersebut,” jelasnya.

M Zeet juga menambahkan persaingan dalam peningkatan IPM juga sangat ketat dengan provinsi-provinsi yang ada di Indonesia. Namun Ia mengakui terus akan optimis untuk meningkatkan kapasitas dalam membangun masyarakat kalbar.

“Dengan fokus pembangunan infrastruktur dasar  diharapkan akan membantu terdorongnya peningkatan IPM,” pungkasnya.

(Indra/Dede)

 

 

 

Related Posts